• Rabu, 20 Mei 2026

Realisasi PAD Lampung Capai Rp 895,6 Miliar Hingga April 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15.21 WIB
19

Kepala Bapenda Lampung, Saipul. Foto: Dok.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung hingga April 2026 menunjukkan tren yang cukup positif.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat mayoritas sektor pajak daerah telah memenuhi target pada caturwulan pertama tahun ini, meski sempat menghadapi sejumlah kendala akibat banyaknya hari libur nasional dan cuti bersama.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Saipul, mengatakan secara keseluruhan realisasi pajak daerah hingga akhir April 2026 telah mencapai 30,87 persen.

"Alhamdulillah mayoritas tercapai target. Dari tujuh komponen pajak daerah, yang belum mencapai target hanya satu, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Namun secara umum capaian kita sudah berada di angka 30,87 persen hingga April," ujar Saipul, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, capaian tersebut sudah berada pada jalur yang sesuai dengan target per caturwulan.

Meski demikian, ia mengakui realisasi pada triwulan pertama sempat dipengaruhi tingginya jumlah hari libur, termasuk momentum Ramadan dan Idulfitri.

"Kalau dilihat pada triwulan pertama memang ada tantangan karena cukup banyak hari libur. Ada bulan puasa, libur Lebaran, cuti bersama, bahkan di awal bulan juga cukup banyak hari libur, sehingga aktivitas pelayanan dan pembayaran ikut terpengaruh," jelasnya.

Selain pajak daerah, sektor retribusi daerah juga mencatat perkembangan positif. Hingga April 2026, realisasi retribusi daerah tercatat mencapai 30,35 persen atau hampir menyentuh target triwulanan yang ditetapkan pemerintah daerah.

"Untuk retribusi daerah, realisasinya sudah mencapai 30,35 persen. Ini sebenarnya sudah sangat mendekati target triwulan," katanya.

Dari sisi nominal, penerimaan pajak daerah hingga April 2026 telah mencapai Rp895,6 miliar atau mendekati Rp1 triliun. Sementara itu, realisasi retribusi daerah tercatat sebesar Rp146,2 miliar.

"Kalau untuk pajak daerah sudah mencapai Rp895,6 miliar, hampir Rp1 triliun. Sedangkan retribusi daerah sudah berada di angka Rp146,2 miliar," ungkap Saipul.

Ia pun optimistis target PAD Provinsi Lampung tahun 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun. Optimisme tersebut didorong sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi.

"Insyaallah kami optimistis target bisa tercapai. Apalagi beberapa kebijakan Pak Gubernur untuk meningkatkan PAD cukup luwes dan memberikan berbagai keringanan kepada masyarakat, sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan penerimaan daerah," tandasnya. (*)