• Selasa, 19 Mei 2026

Dampak Harga Bahan Baku Naik, Belasan Pabrik di Natar Pilih Tutup

Selasa, 19 Mei 2026 - 14.41 WIB
64

Ilustrasi AI

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dampak kenaikan harga bahan baku, belasan pabrik di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, memilih tutup sementara atau menutup usahanya.

Sudah satu bulan terakhir pabrik-pabrik memproduksi makanan kecil atau ciki tidak beroperasi lagi. Akibatnya, puluhan pekerja dirumahkan sementara sembari menunggu kondisi kembali normal.

Seorang karyawan pabrik makanan kecil di Natar menuturkan, sudah satu bulan ini pabriknya tutup atau tidak beroperasi.

“Pabrik kami tutup sudah satu bulan terakhir. Ini disebabkan naiknya harga sejumlah bahan baku seperti plastik, minyak goreng, sagu dan bahan lainnya,” kata karyawan ini yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Selasa (19/5/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian pabrik pilih tutup dan tidak produksi lagi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Karyawan ini membeberkan, saat ini harga plastik saja sudah naik 100 persen. Ditambah harga minyak goreng yang semakin mahal. Harga sagu juga terus melambung akibat nilai Dolar yang semakin tinggi dibandingkan rupiah.

Ia mengatakan, di pabriknya saja ada lebih dari 50 pekerja yang kini dirumahkan sementara karena pabrik sedang tutup. Sementara di Natar ada belasan pabrik makanan kecil yang kini tidak beroperasi lagi alias tutup.

“Sekarang ini yang masuk kantor hanya pekerja yang sudah berstatus karyawan saja. Kalau pekerja lepas atau borongan semuanya kini dirumahkan dulu. Karyawan ini saja masuknya hanya setengah hari, habis jam 12 langsung pulang. Kami juga di kantor tidak ada yang dikerjakan, paling hanya duduk-duduk saja,” ungkapnya.

Karyawan ini mengatakan belum tahu sampai kapan pabrik-pabrik tutup sementara. Namun yang pasti, lanjut dia, menunggu sampai harga-harga bahan baku kembali normal lagi.

Ia berharap, pemerintah bisa segera menstabilkan harga-harga bahan baku tersebut sehingga pabrik-pabrik bisa kembali beroperasi lagi. (*)