• Selasa, 19 Mei 2026

Baru 1.388 Lahan Kopdes Tersedia di Lampung, Mikdar Minta Desa Proaktif Siapkan Lokasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13.04 WIB
24

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas. Foto: Sandika/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, ‎Bandar Lampung - Ketersediaan lahan untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Lampung masih menjadi persoalan. Dari total 2.650 koperasi yang telah terbentuk, baru 1.388 titik lahan yang tersedia.

‎‎Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, meminta pemerintah desa dan pemerintah daerah lebih proaktif dalam menyiapkan lahan untuk mendukung operasional koperasi.

‎‎Menurutnya, program Koperasi Merah Putih merupakan peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, sehingga kesiapan sarana pendukung harus segera dipenuhi.

‎”Ini peluang besar. Koperasi mendapat dukungan, termasuk akses pinjaman modal kerja dengan bunga rendah. Kalau tidak dimanfaatkan, tentu jadi kerugian bagi desa,” kata Mikdar, Selasa (19/5/2026).

‎‎Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan, koperasi diharapkan dapat membantu petani dan peternak dalam memasarkan hasil produksi mereka secara lebih baik.

‎‎Selama ini, kata dia, banyak petani masih bergantung kepada pengepul karena kesulitan akses pemasaran. Kehadiran koperasi diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang dinilai kurang menguntungkan masyarakat.

‎”Manajer koperasi sudah melalui proses seleksi dan pembinaan. Kita harapkan mereka mampu membantu memasarkan hasil produksi masyarakat sehingga ekonomi desa mulai tumbuh,” ujarnya.

‎‎Ia menilai, apabila koperasi berjalan optimal, pertumbuhan ekonomi tidak lagi hanya terpusat di kota besar, tetapi mulai tumbuh dari desa-desa. Kondisi itu diyakini dapat mengurangi angka perantauan pemuda karena peluang kerja tersedia di daerah masing-masing.

‎”Kalau dulu ekonomi tumbuh di kota-kota besar, ke depannya akan tumbuh mulai dari desa-desa. Ini bisa mengurangi pemuda yang merantau ke luar daerah untuk mencari pekerjaan,” tambahnya.

‎‎Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, sebagian koperasi yang belum memiliki gerai permanen saat ini masih memanfaatkan fasilitas sederhana seperti kantor desa maupun tempat sewa.

‎‎Keterbatasan lahan juga menjadi tantangan tersendiri, terutama di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung.

‎‎Sementara itu, operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto dan dipusatkan di Nganjuk pada Sabtu (16/5/2026). (*)