• Senin, 18 Mei 2026

Ditagih Bayar Usai Kencan, Pria Tusuk PSK di Panjang Bandar Lampung

Senin, 18 Mei 2026 - 15.56 WIB
32

Lokasi kamar tempat PSK di Panjang Bandar Lampung ditusuk tamunya. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) di kawasan lokalisasi Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, menjadi korban penusukan oleh pria yang diduga merupakan tamunya sendiri. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban diketahui bernama Dedek Ayu (DA). Ia mengalami luka tusuk di bagian dada kanan dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kondisinya yang kritis.

Kapolsek Panjang, AKP Ipran, mengatakan berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, pelaku diduga nekat melakukan penusukan setelah emosi saat dimintai pembayaran usai berkencan dengan korban.

“Pelaku awalnya datang ke lokasi untuk berkencan, kemudian bertemu korban. Setelah selesai, korban meminta bayaran, namun pelaku marah dan langsung melakukan penikaman,” kata AKP Ipran, Sabtu (16/5/2026) dikutip dari Detik.com, Senin (18/5/26).

Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi, pria tersebut keluar dari kamar sambil berlari dan hanya mengenakan celana pendek sebelum kabur menggunakan sepeda motor.

“Pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Setelah kejadian dia langsung keluar kamar dan melarikan diri,” ujarnya.

Polisi menduga pelaku beraksi seorang diri. Hingga kini identitas pria tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

AKP Ipran menjelaskan, korban saat ini masih menjalani perawatan medis meski kondisinya mulai membaik setelah sebelumnya sempat kritis akibat luka tusuk yang dialami.

“Korban masih dirawat di rumah sakit. Kemarin sempat kritis, namun saat ini kondisi sudah mulai membaik,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi juga menduga pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung. Selain itu, persoalan pembayaran disebut menjadi pemicu utama aksi kekerasan tersebut.

“Dugaan sementara pelaku dalam pengaruh miras. Ada persoalan terkait pembayaran setelah berkencan,” katanya.

Saat ini tim kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian guna mengungkap identitas pelaku.

“Tim sudah mendatangi TKP dan mengumpulkan beberapa petunjuk. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa segera terungkap,” pungkasnya. (*)