• Selasa, 12 Mei 2026

Operasi Pasar MinyaKita di Pasar Pasir Gintung Diserbu Warga

Selasa, 12 Mei 2026 - 10.57 WIB
19

Operasi pasar MinyaKita di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung, Selasa (12/5/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Operasi pasar minyak goreng merek MinyaKita yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta Perum Bulog diserbu warga, Selasa (12/5/2026).

Masyarakat antusias membeli minyak goreng murah karena harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.

Salah satu titik operasi pasar yang ramai dipadati warga berada di Pasar Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung.

Sejak pagi, warga sudah mengantre untuk mendapatkan MinyaKita dengan harga Rp31 ribu per dua liter.

Dalam pelaksanaannya, pembelian dibatasi agar distribusi minyak goreng dapat merata dan lebih banyak masyarakat yang terbantu.

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut, mengingat harga minyak goreng di pasaran saat ini terus mengalami kenaikan.

Salah seorang warga, Suhaiti, mengatakan harga minyak goreng di toko maupun pasar tradisional kini sudah menembus Rp40 ribu per dua liter.

"Kalau di toko biasanya Rp38 ribu, sekarang sepertinya sudah Rp40 ribu per dua liter. Di pasar barangnya masih ada, tapi harganya sudah Rp40 ribu ke atas," katanya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Ambar. Ia mengaku selisih harga yang cukup jauh membuat operasi pasar sangat membantu masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Alhamdulillah sangat terbantu. Kalau di toko mungkin sudah Rp40 ribu, sedangkan di sini lebih murah. Selisihnya lumayan banyak sehingga sangat membantu," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menggelar operasi pasar MinyaKita secara serentak di sejumlah kabupaten/kota sebagai upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Di Kota Bandar Lampung, operasi pasar dilaksanakan di sejumlah pasar tradisional, yakni Pasar Panjang, Pasar Kangkung, Pasar Tugu, Pasar Way Halim, dan Pasar Pasir Gintung.

Sementara di Kabupaten Lampung Selatan, operasi pasar dipusatkan di Pasar Inpres Kalianda. Kemudian di Kabupaten Lampung Tengah berlangsung di Pasar Bandar Jaya.

Untuk wilayah Lampung Utara, operasi pasar digelar di Pasar Sentral, sedangkan di Kabupaten Lampung Barat berlangsung di Pasar Liwa.

Di Kabupaten Pesisir Barat, masyarakat dapat membeli MinyaKita di Pasar Way Batu dan di Kabupaten Tulang Bawang dipusatkan di Pasar Unit 2.

Selanjutnya di Kabupaten Tanggamus operasi pasar berlangsung di Pasar Kota Agung, Kabupaten Lampung Timur di Pasar Way Jepara, serta Kabupaten Way Kanan di Pasar Baradatu.

Kemudian di Kabupaten Pesawaran digelar di Pasar Sukaraja atau Gedung Tataan, serta di Kabupaten Pringsewu dipusatkan di Pasar Gadingrejo.

Sementara itu, untuk wilayah Mesuji operasi pasar dilakukan di Pasar Simpang Pematang, Kabupaten Tulang Bawang Barat di Pasar Panaragan Jaya, dan Kota Metro di Pasar Kopindo.

Melalui operasi pasar tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan lonjakan harga minyak goreng di pasaran. (*)