Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Minyakita Serentak, Siapkan 1 Juta Liter Minyak Goreng
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Lampung akan menggelar gerakan serentak operasi pasar minyak goreng
Minyakita di 15 kabupaten/kota sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, mengatakan operasi pasar tersebut akan dimulai pada Selasa besok pukul 09.00 WIB secara serentak di seluruh daerah di Lampung.
"Harga Minyakita dijual Rp15.500 per liter. Untuk stok yang disiapkan selama bulan Mei oleh Bulog kurang lebih mencapai 1 juta liter," kata Zimmi saat dimintai keterangan, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat dibatasi maksimal membeli dua liter minyak goreng agar distribusi dapat merata dan lebih banyak warga yang mendapatkan kebutuhan pokok tersebut.
"Minimal beli hanya dua liter saja, ini biar semua kebagian dan untuk menghindari adanya penimbunan," tuturnya.
Menurut Zimmi, kondisi Minyakita di pasaran saat ini sudah mulai kembali tersedia setelah sebelumnya mengalami kelangkaan.
Hal itu disebabkan distribusi minyak goreng pada Februari hingga April banyak dialokasikan untuk kebutuhan bantuan sosial.
"Sekarang ini kondisi di pasar bukan masih langka, sudah mulai distribusi Karena Februari, Maret, April itu digunakan oleh bantuan sosial. Sehingga minyak goreng Minyakita langka," jelasnya.
Adapun lokasi operasi pasar Minyakita diantaranya di Kota Bandar Lampung, operasi pasar akan dilaksanakan di Pasar Panjang, Pasar Kangkung, Pasar Tugu, Pasar Way Halim, dan Pasar Pasir Gintung.
Sementara di Lampung Selatan dipusatkan di Pasar Inpres Kalianda dan di Lampung Tengah berlangsung di Pasar Bandar Jaya.
Untuk wilayah Lampung Utara, operasi pasar digelar di Pasar Sentral, sedangkan di Lampung Barat berlangsung di Pasar Liwa.
Di Kabupaten Pesisir Barat, masyarakat dapat membeli Minyakita di Pasar Way Batu dan di Tulang Bawang dipusatkan di Pasar Unit 2.
Selanjutnya di Kabupaten Tanggamus operasi pasar berlangsung di Pasar Kota Agung, Lampung Timur di Pasar Way Jepara, dan Way Kanan di Pasar Baradatu.
Kemudian di Pesawaran digelar di Pasar Sukaraja atau Gedung Tataan serta di Pringsewu dipusatkan di Pasar Gadingrejo.
Sementara itu, untuk wilayah Mesuji operasi pasar dilakukan di Pasar Simpang Pematang, Tulang Bawang Barat di Pasar Panaragan Jaya, dan Kota Metro di Pasar Kopindo.
Pemprov Lampung berharap operasi pasar tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran. (*)
Berita Lainnya
-
Banyak Karangan Bunga di Lokasi Tewasnya Brigadir Arya Supena, Toko Baru Pasang CCTV Pascakejadian
Senin, 11 Mei 2026 -
Aksi Tawuran Marak, Disdikbud Lampung Intensif Awasi Sekolah Rawan
Senin, 11 Mei 2026 -
Polda Tunggu Audit BPKP untuk Tetapkan Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Honorer di Metro
Senin, 11 Mei 2026 -
Target Investasi Lampung 2026 Naik Jadi Rp16,2 Triliun, Pemprov Siapkan Kemudahan bagi Investor
Senin, 11 Mei 2026








