Akselerasi Ketahanan Pangan Daerah, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Pertanian Modern
Akselerasi Ketahanan Pangan Daerah, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Pertanian Modern. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - PT PLN (Persero) memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis sektor produktif.
Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui dukungan kelistrikan, berbagai proses produksi mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern dapat berjalan optimal.
Program PM-AAS yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, program ini menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela), pola tanam rapat, peningkatan populasi tanaman, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian.
Pada tahap awal, program ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare pada lahan seluas 100 hektare.
Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan, S.P., M.E., Ph.D., menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Kali Tanam (IKT) dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.
"Kami berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, dalam penyediaan listrik yang andal guna menjaga ketersediaan air irigasi secara kontinu sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujarnya.
PLN melalui UP3 Metro turut hadir dan menegaskan komitmennya dalam mendukung kebutuhan kelistrikan sektor pertanian sebagai bagian dari akselerasi program ketahanan pangan daerah.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyampaikan bahwa listrik menjadi enabler penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian modern.
"Dengan listrik yang andal, petani dapat mengelola air secara lebih optimal dan meningkatkan intensitas tanam. Dukungan ini merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Pemanfaatan energi listrik dalam sektor pertanian tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kehadiran listrik andal diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, perangkat daerah Kabupaten Lampung Tengah, BBWS Mesuji-Sekampung, PT Pupuk Indonesia Wilayah Lampung, unsur Forkopimcam Seputih Raman, serta kelompok tani setempat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, PLN optimistis pemanfaatan listrik di sektor pertanian akan semakin luas dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan.
"Petani jaga pangan, PLN jaga terang, untuk masa depan.” tutup Anas. (*)
Berita Lainnya
-
PT TASPEN KC Bandar Lampung Gelar Uji Petik pada Mitra Bayar, Sosialisasikan Kemudahan Aplikasi 'Andal by taspen'
Kamis, 07 Mei 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Parkir dan Transportasi Cashless, Dishub Fokus Urai Macet di Jam Sibuk
Kamis, 07 Mei 2026 -
Idul Adha 2026, Pemprov Lampung Terima 16 Sapi Kurban Bantuan Presiden
Kamis, 07 Mei 2026 -
TNI AU Tegaskan Pengamanan Lahan di Bakung Udik Berdasarkan Temuan BPK
Kamis, 07 Mei 2026








