• Senin, 04 Mei 2026

Kemenhaj Sebut 9 Jemaah Haji Wafat, 58 Dirawat di Rumah Sakit

Senin, 04 Mei 2026 - 16.23 WIB
20

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Maria Assegaff. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyebut, ada sembilan orang jemaah yang wafat hingga hari ke-14 pelaksanaan ibadah haji 2026. 

"Kemenhaj menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah di Madinah pada 3 Mei 2026, sehingga total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah sembilan orang," ujar Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, dalam konferensi pers dikutip Kompas.com, Senin (4/5/2026). 

Maria mengungkapkan, penyebab jemaah yang wafat didominasi karena penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.

Ia mengatakan, seluruh hak jemaah yang wafat tersebut akan dipenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji. Selain itu, Mari juga mengungkapkan bahwa ada  8.575 jemaah menjalani rawat jalan dan 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

"172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan," ucapnya.

Maria menyampaikan, kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mendapatkan penanganan optimal melalui layanan kesehatan di kloter, sektor, dan fasilitas rujukan.

Kemenhaj juga menyiapkan layanan kursi roda (jasa dorong) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan haji yang ramah bagi Lansia, penyandang disabilitas dan jemaah dengan keterbatasan mobilitas.

Layanan kursi roda dikelola secara terstandar di mana setiap pengguna layanan dan petugas diwajibkan memiliki Kartu Kendali resmi yang diterbitkan oleh PPIH. 

"Kami memperkuat tata kelola layanan kursi roda untuk memastikan layanan ini tepat sasaran, aman, dan bebas dari praktik penyimpangan. Seluruh layanan harus melalui mekanisme resmi, dan tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun," kata Maria. (*)