• Sabtu, 02 Mei 2026

Kunjungan Kerja Anggota Komisi III DPR RI Sudin di Pesawaran dan Bandar Lampung: Ingatkan Warga Jauhi Narkoba, Pinjol dan Judol

Sabtu, 02 Mei 2026 - 14.53 WIB
40

Anggota Komisi III DPR RI, Sudin, (kemeja putih tengah) dalam agenda kunjungan kerja masa reses, Sabtu (2/5/2026). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Anggota Komisi III DPR RI, Sudin, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam agenda kunjungan kerja masa reses, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, serta Desa Rejoagung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Dalam kunjungan di Kecamatan Tegineneng, Sudin didampingi Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Wanda Arista, serta Tenaga Ahli Komisi III DPR RI, Dr Donald Harris Sihotang, S.E., M.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti dialog dan menyampaikan berbagai aspirasi.

Dalam arahannya, Sudin menegaskan pentingnya menjaga ketahanan keluarga dan lingkungan dari berbagai persoalan sosial yang saat ini semakin mengkhawatirkan, seperti penyalahgunaan narkotika, maraknya pinjaman online ilegal (pinjol), judi online (judol), hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut Sudin, narkotika menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus menghancurkan ketahanan keluarga.

"Narkoba adalah musuh nyata yang menghancurkan masa depan. Saya meminta seluruh orang tua memperketat pengawasan terhadap anak-anak kita. Jangan sampai barang haram ini masuk ke lingkungan keluarga, karena sekali terjerat, dampaknya sangat panjang dan merusak,” tegas Sudin.

Selain narkoba, Sudin juga menyoroti semakin maraknya praktik pinjaman online ilegal dan judi online yang kini tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi mulai masuk hingga ke desa-desa.

"Saya menghimbau bapak dan ibu sekalian, jangan sekali-kali tergiur dengan pinjaman online maupun judi online. Banyak keluarga hancur, rumah tangga berantakan, bahkan ada yang nekat melakukan tindak kriminal karena terlilit utang pinjol dan kecanduan judi. Mari hidup sesuai kemampuan dan jangan mengejar keuntungan instan yang justru membawa petaka,” ujarnya.


Politisi senior PDI Perjuangan tersebut juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga.

"Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tetapi tugas kita bersama. Saya mengajak masyarakat mengaktifkan kembali siskamling, saling peduli terhadap lingkungan, dan segera melapor apabila ada hal-hal mencurigakan di sekitar tempat tinggal,” katanya.

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, Tenaga Ahli Komisi III DPR RI, Dr Donald Harris Sihotang, S.E., M.M., turut memberikan pemaparan mengenai dampak sosial dan kriminalitas yang ditimbulkan akibat narkotika, judi online, serta lemahnya pengawasan keluarga.

Donald menjelaskan bahwa bahaya narkotika bukan hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan kesadaran dan akal sehat seseorang hingga memicu tindakan kriminal.

"Bahaya terbesar narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi bagaimana zat adiktif itu mengambil alih kesadaran seseorang. Ketika seseorang sudah kecanduan, ia bisa kehilangan nurani dan menghalalkan segala cara demi mendapatkan barang tersebut. Mulai dari mencuri barang di rumah, penipuan, hingga tindakan kekerasan dapat terjadi hanya untuk memenuhi rasa candu. Ini ancaman nyata bagi keamanan lingkungan,” jelas Donald.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan teknologi digital dan tidak mudah terjebak dalam pola hidup instan yang ditawarkan melalui aplikasi pinjaman online maupun judi online.

Menurut Donald, persoalan sosial saat ini tidak cukup hanya diselesaikan melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan penguatan pendidikan keluarga, literasi digital, dan kepedulian sosial masyarakat.

Di akhir kegiatan, Sudin kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari berbagai penyakit sosial.

“Saya tidak ingin mendengar ada warga yang hidupnya hancur karena judi online atau pinjol. Setelah pulang dari sini, sampaikan juga kepada tetangga dan keluarga yang belum hadir bahwa kita harus kuat melawan godaan-godaan tersebut. Jaga kekompakan, jaga keamanan kampung kita, dan kalau ada persoalan hukum atau gangguan kamtibmas, jangan ragu untuk berkoordinasi,” pungkas Sudin. (*)