• Sabtu, 02 Mei 2026

CJH Lampung Barat Bertolak ke Tanah Suci, Jamaah Tertua 88 Tahun

Sabtu, 02 Mei 2026 - 09.31 WIB
52

Pelepasan jamaah berlangsung di Masjid Bintang Mas Islamic Centre, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Sabtu (2/5/2026). Foto: Echa/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Sebanyak 207 jamaah calon haji (CJH) asal Kabupaten Lampung Barat resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Sabtu (2/5/2026).

Keberangkatan ini menjadi momentum penting bagi ratusan warga yang telah menanti giliran menunaikan ibadah haji, sekaligus mencerminkan tingginya animo masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci.

Pelepasan jamaah berlangsung di Masjid Bintang Mas Islamic Centre, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, dan dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus. Prosesi pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera sebagai simbol dimulainya perjalanan ibadah para jamaah.

Dalam kegiatan itu, Bupati Parosil hadir bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, perwakilan Kodim 0422/LB, Kepala Kemenag Lampung Barat Miftahussurur, serta Sekda Drs. Nukman dan jajaran Forkopimda, perangkat daerah, camat, serta organisasi masyarakat.

Jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini terdiri dari 89 laki-laki dan 119 perempuan. Komposisi ini menunjukkan dominasi jamaah perempuan dalam keberangkatan haji tahun ini dari Lampung Barat.

Para jamaah berasal dari 15 kecamatan di wilayah Lampung Barat. Kecamatan Balik Bukit menjadi penyumbang terbanyak dengan 57 jamaah, diikuti Way Tenong sebanyak 30 jamaah dan Belalau 20 jamaah.

Selanjutnya, Kecamatan Sumber Jaya mengirimkan 17 jamaah, Gedung Surian 15 jamaah, serta Pagar Dewa sebanyak 12 jamaah. Sementara itu, Sukau mengirimkan 11 jamaah dan Suoh sebanyak 10 jamaah.

Kecamatan Kebun Tebu tercatat mengirimkan 9 jamaah, disusul Sekincau 8 jamaah dan Batu Brak 7 jamaah. Adapun Batu Ketulis dan Air Hitam masing-masing mengirimkan 4 jamaah, Bandar Negeri Suoh 2 jamaah, serta Lumbok Seminung 1 jamaah.

Seluruh jamaah Lampung Barat tergabung dalam Kloter JKG 14 bersama 232 jamaah dari Kabupaten Lampung Timur. Penggabungan kloter ini dilakukan sebagai bagian dari pengaturan kuota keberangkatan haji di tingkat provinsi.

Dalam perjalanan ibadah, para jamaah akan didampingi enam petugas, yakni Ketua Kloter Imron Rosyadi dan Pembimbing Ibadah Ubaidilah. Selain itu, terdapat tenaga kesehatan dr. Eka Sulistianingsih dan Iskandar Syapari.

Dua petugas haji daerah, Hisyamuddin dan Nurita Yulia yang merupakan perwakilan dari Lampung Barat, juga turut mendampingi guna memastikan pelayanan jamaah berjalan optimal selama di Tanah Suci.

Dari sisi usia, jamaah tertua tercatat berusia 88 tahun 2 bulan, yakni Aih binti Emed Nurhasan asal Pekon Basungan, Kecamatan Pagar Dewa. Sementara jamaah termuda adalah Mar’atus Sholihah binti Suhardi berusia 22 tahun 7 bulan dari Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu.

Rombongan diberangkatkan menggunakan enam unit bus pada pukul 07.00 WIB menuju Asrama Haji Bandar Lampung dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 13.15 WIB di hari yang sama.

Selanjutnya, pada Minggu (3/5/2026) pukul 11.45 WIB, jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum terbang ke Madinah pada pukul 17.15 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5312.

Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada pukul 23.05 waktu Arab Saudi. Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

"Kami berharap para jamaah dapat menjalankan seluruh rukun, wajib, dan sunnah haji dengan baik, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurrah," kata dia saat menyampaikan arahan.

Selain itu, Bupati Parosil turut menitipkan pesan agar para jamaah mendoakan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Lampung Barat.

Pelepasan jamaah berlangsung khidmat, diiringi doa bersama serta suasana haru dari keluarga yang mengantar keberangkatan para calon haji menuju Tanah Suci. (*)