ITERA Bakal Bangun Auditorium Raksasa Berkapasitas 5.000 Orang, Ajukan Anggaran Rp200 Miliar
Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha saat memberikan keterangan kepada awak media usai acara Wisuda. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berencana memiliki gedung auditorium megah berkapasitas hingga 5.000 orang. Rencana pembangunan tersebut tengah diproses pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebagai jawaban atas keterbatasan fasilitas wisuda yang selama ini digelar di ruang terbuka.
Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengungkapkan selama ini pihak kampus harus menggelar wisuda di area terbuka karena belum memiliki gedung pertemuan representatif.
“Selama ini kita menggunakan ruang terbuka. Kami juga mohon maaf kepada wisudawan dan orang tua. InsyaAllah ke depan akan dibangun auditorium yang megah,” ujarnya usai wisuda 1.288 mahasiswa, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, usulan pembangunan auditorium telah diajukan ke Kementerian PU dan saat ini dalam tahap proses. Keterbatasan anggaran sebelumnya menjadi kendala utama, namun kini proyek tersebut mulai mendapatkan perhatian pemerintah pusat.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum ITERA, Ir. Arif Rohman, menambahkan pengajuan pembangunan telah dilakukan sejak 2024 dan kembali difollow up pada akhir 2025 oleh Direktorat Jenderal terkait di Kementerian PU.
“Lokasi yang direncanakan berada di area seberang kampus atau sisi kanan jika dari arah Tol ITERA. Kapasitasnya sekitar 5.000 orang,” jelasnya.
Ia menyebut, anggaran yang diajukan mencapai Rp200 miliar, meski belum diketahui berapa nilai yang akan disetujui pemerintah pusat. Jika pendanaan tidak mengalami kendala, pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun.
“Kalau disetujui tahun ini, kemungkinan 2028 sudah bisa digunakan,” tambahnya.
Di tengah rencana pengembangan infrastruktur tersebut, ITERA juga mencatat capaian positif dari sisi lulusan. Rektor Nyoman menyebut sekitar 80 persen alumni telah terserap di dunia kerja dengan masa tunggu rata-rata kurang dari tiga bulan.
“Ini capaian yang membanggakan, apalagi di tengah persaingan kerja yang ketat saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, ITERA terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui penyesuaian kurikulum dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar lebih relevan dengan kebutuhan industri.
Dalam wisuda ke-24 sarjana dan ke-7 magister ini, ITERA meluluskan 1.288 mahasiswa, terdiri dari 244 lulusan Fakultas Sains, 363 Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, serta 681 Fakultas Teknologi Industri.
Sejak berdiri, ITERA telah menghasilkan 13.290 lulusan di bidang teknik dan sains yang berkontribusi bagi pembangunan di Sumatera dan Indonesia.
Rektor juga berpesan kepada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater dan terus memberi dampak positif bagi masyarakat. Ia menutup sambutannya dengan pesan khusus, mengingat momen ini merupakan wisuda terakhirnya sebagai rektor.
“Teruslah berkarya dan berikan kontribusi terbaik untuk bangsa,” tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mendagri Ajak Lima Kepala Daerah di Sumbagsel Buat Program Konkret 2027-2029
Sabtu, 25 April 2026 -
WR III UIN RIL Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas
Sabtu, 25 April 2026 -
Rektor UIN RIL Beri Arahan dan Motivasi Kepada Calon Duta Kampus
Sabtu, 25 April 2026 -
Menteri Lingkungan Hidup Sebut 52 Ribu Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
Sabtu, 25 April 2026








