• Sabtu, 25 April 2026

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di Lampung September

Sabtu, 25 April 2026 - 11.43 WIB
22

Petugas BMKG saat mengecek citra satelit di wilayah Indonesia. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa wilayah Indonesia saat ini telah memasuki musim kemarau. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Lampung terjadi pada September 2026.

Adapun wilayah Indonesia terbagi menjadi 699 Zona Musim (ZOM), dengan empat ZOM memasuki musim kemarau pada Februari 2026.

Kemudian, sebanyak tujuh ZOM di wilayah Indonesia memasuki periode musim kemarau pada Maret 2026. Selain itu, ada 114 ZOM memasuki musim kemarau pada April 2026 dan 184 ZOM lainnya pada Mei 2026.

“Sementara itu, sebanyak 163 ZOM (23,3 persen) diprediksi mulai mengalami musim kemarau pada bulan Juni 2026,” bunyi pernyataan BMKG dalam “Prediksi Musim kemarau 2026 di Indonesia” dikutip Sabtu (25/4/2026).

BMKG menyampaikan, wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada Juli, Agustus, dan September 2026. Puncak musim kemarau pada Juli 2026 akan mencakup 88 ZOM. Kemudian, musim kemarau di 429 ZOM akan memasuki fase puncak pada Agustus 2026.

Sementara itu, 100 ZOM lainnya akan mencapai puncak musim kemarau pada September 2026. Sebagian wilayah Lampung sendiri akan memasuki puncak musim kemarau pada September 2026.

BMKG menyatakan, durasi musim kemarau 2026 di Indonesia diprediksi bervariasi di setiap wilayah. Menurut mereka, durasi musim kemarau di wilayah Sumatera termasuk Lampung diprediksi terjadi pada rentang tiga hingga 28 dasarian.

BMKG menyebut, beberapa wilayah Indonesia mengalami musim kemarau 2026 lebih panjang dari normalnya. Tak hanya itu, sejumlah wilayah juga diprakirakan memiliki durasi musim kemarau 2026 yang lebih pendek maupun sama dari normalnya.

Kemudian, curah hujan pada periode musim kemarau sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi pada kategori di bawah normal atau lebih kering dari biasanya.

Namun demikian, BMKG juga menyampaikan bahwa beberapa wilayah lainnya akan mengalami musim kemarau dengan curah hujan di atas normal atau sama dibandingkan biasanya. (*)