Pemprov Lampung Percepat Proyek Jalan, Tinggal Tiga Ruas Belum Kontrak
Kepala Dinas BMBK Lampung M. Taufiqullah. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Dari total 62 ruas jalan yang menjadi target penanganan tahun ini, sebagian besar proyek telah memasuki tahap kontrak, sementara beberapa lainnya masih dalam proses lelang.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M.
Taufiqullah, mengatakan saat ini hanya tersisa tiga ruas jalan yang belum
terkontrak.
Salah satunya adalah ruas Metro - Kotagajah di Kabupaten Lampung
Tengah yang masih dalam proses lelang tahap kedua.
"Sebagian besar sudah terkontrak, tinggal tiga ruas lagi.
Untuk Metro - Kota Gajah masih tahap lelang kedua dan kita menunggu
kontraknya," ujar Taufiqullah saat dimintai keterangan, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, belum dimulainya pengerjaan ruas Metro -
Kotagajah disebabkan proses lelang yang baru saja rampung.
Meski demikian, Gubernur Lampung tetap berencana meninjau
langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan segera dimulai, mengingat tingginya
harapan masyarakat agar jalan tersebut segera diperbaiki setelah Lebaran.
"Pak Gubernur ingin memastikan pekerjaan segera dilakukan
oleh UPTD, supaya masyarakat tidak terlalu lama menunggu," tambahnya.
Secara keseluruhan, program perbaikan jalan tahun 2026 dibagi
dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup 30 ruas jalan, dengan 29 ruas telah
selesai prosesnya dan satu ruas dialihkan ke tahap kedua.
Sementara itu, tahap kedua mencakup 26 ruas jalan yang ditargetkan
mulai kontrak pada awal Mei 2026.
Selain penanganan ruas jalan, Pemprov Lampung juga menyiapkan
paket pekerjaan non-ruas jalan.
"Total terdapat 62 paket pekerjaan yang mencakup
pembangunan akses ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, kawasan kehutanan,
hingga infrastruktur pendukung di Kota Baru," tuturnya.
Beberapa wilayah lain seperti Lampung Barat, Lampung Tengah ruas
Bandar Jaya - Mandala, Mesuji, dan Tanggamus juga masih dalam proses peninjauan
maupun lelang.
"Untuk paket non-ruas jalan akan mulai dilelang awal Mei
ini. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," pungkasnya.
Percepatan perbaikan infrastruktur jalan tahun 2026 ini menjadi
salah satu prioritas Pemprov Lampung guna meningkatkan konektivitas
antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah menargetkan seluruh paket pekerjaan dapat segera
berjalan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat. (*)
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026








