• Kamis, 23 April 2026

HUT ke-13 Pesisir Barat, Komisi II DPRD Lampung Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 19.45 WIB
62

‎Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Imelda yang juga dari daerah pemilihan (Dapil) Pesisir Barat. Foto: Sandika/kupastuntas.co

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat diharapkan menjadi refleksi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan, khususnya pada sektor pendidikan dan pariwisata sebagai pilar utama kemajuan daerah.

‎Anggota DPRD Provinsi Lampung, Imelda, menyampaikan sejumlah catatan serius terkait arah pembangunan di kabupaten tersebut, Rabu (22/04/2026).

‎Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat ini menegaskan bahwa sektor pendidikan dan pariwisata perlu mendapat perhatian lebih.

‎Sebagai putri daerah kelahiran Pesisir Barat yang kini duduk di Komisi II DPRD Lampung, Imelda mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dalam mengawal kemajuan daerahnya.

‎Menurutnya, sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, terutama dalam meningkatkan kualitas fasilitas belajar di wilayah pelosok.

‎Ia menyoroti kondisi sekolah-sekolah yang berada di pedukuhan atau daerah terpencil yang masih membutuhkan perhatian serius.

"Khusus untuk pendidikan, saya berharap banyak karena hal ini berkaitan dengan generasi penerus ke depan,” ujar Imelda.

‎Ia menambahkan bahwa kenyamanan fasilitas belajar menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di daerah ujung seperti Way Haru.

"Yang utama adalah kenyamanan belajar, terutama di sekolah-sekolah pelosok seperti Way Haru. Jika suasana belajar nyaman, siswa akan lebih semangat dalam menimba ilmu,” lanjutnya.

‎Selain pendidikan, Imelda juga menyoroti sektor pariwisata yang menjadi wajah Pesisir Barat di tingkat internasional melalui ajang selancar (surfing) tahunan.

‎Menurutnya, potensi pariwisata Pesisir Barat sangat besar dan mampu bersaing dengan Bali apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

"Pariwisata di Pesisir Barat bisa menyaingi Bali jika dikelola dengan baik. Pendapatan asli daerah (PAD) juga berpotensi meningkat signifikan jika dimaksimalkan,” katanya.

‎Namun demikian, ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi masih menjadi tantangan dalam pengembangan sektor tersebut.

‎Imelda pun mendorong pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk lebih kreatif dalam mempromosikan potensi daerah.

‎"Pemerintah dan pelaku usaha harus kreatif. Semua pihak harus bersatu demi kemajuan Pesisir Barat,” pungkasnya. (*)