• Rabu, 22 April 2026

Dikebut Hingga September, Perbaikan Jalan Metro–Wates dan Metro–Kotagajah Mulai Digarap

Rabu, 22 April 2026 - 14.33 WIB
28

Gubernur Mirza saat meninjau rencana perbaikan jalan di Lampung Tengah, Rabu (22/4/2026). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mulai menggenjot perbaikan infrastruktur jalan di Lampung Tengah. Dua ruas strategis, Metro–Wates dan Metro–Kotagajah, ditargetkan rampung pada September 2026.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau lokasi perbaikan di Kecamatan Trimurjo dan Kecamatan Punggur, Rabu (22/4/2026). Dalam kunjungannya, ia memastikan proyek segera memasuki tahap pengerjaan setelah proses lelang selesai.

“Proses pelelangan sudah selesai. Tinggal penandatanganan kontrak pada 30 April, setelah itu pekerjaan langsung berjalan,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, pengerjaan akan dimulai dari tahap pondasi dasar yang ditargetkan rampung dalam satu bulan pertama. Selanjutnya dilanjutkan dengan pekerjaan lean concrete (LC) pada bulan kedua, hingga tahap pengecoran akhir dalam empat bulan berikutnya.

Selain perbaikan jalan, Mirza juga menyoroti persoalan drainase di sepanjang ruas tersebut. Ia menyebut lokasi tersebut merupakan titik terendah yang rawan genangan akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal.

“Ada saluran yang tertutup bangunan warga, sehingga air tidak mengalir dan justru menggenang. Ini harus segera ditangani,” tegasnya.

Untuk itu, Pemkab Lampung Tengah diminta segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar membuka kembali saluran drainase yang tertutup, guna mencegah potensi banjir di kawasan tersebut.

Di sisi lain, Pemprov Lampung juga akan mengatur arus kendaraan bertonase besar agar tidak melintasi ruas tersebut. Kendaraan berat akan dialihkan ke jalan nasional untuk menjaga ketahanan jalan provinsi.

“Kami akan kirim surat ke perusahaan-perusahaan agar kendaraan besar dialihkan ke jalur nasional,” tambahnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa untuk ruas Metro–Wates sepanjang 12 kilometer, perbaikan difokuskan pada titik kerusakan sepanjang 2,5 kilometer.

Pada tahun 2026, penanganan dilakukan sepanjang 1,345 kilometer dengan nilai kontrak sekitar Rp14 miliar. Pekerjaan mencakup peningkatan struktur jalan, pembangunan drainase di kedua sisi, serta pelebaran jalan.

“Lebar jalan akan ditingkatkan dari 5 meter menjadi 6 meter, ditambah bahu jalan masing-masing 1 meter, sehingga total lebar mencapai 8 meter,” jelasnya.

Sementara itu, untuk ruas Metro–Kotagajah, perbaikan tahap kedua difokuskan pada titik kerusakan berat sepanjang 350 meter dengan konstruksi beton. Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp5 miliar untuk penanganan sepanjang 420 meter, termasuk di beberapa titik lain seperti area dekat jembatan.

“Fokus kami di titik yang rusak parah agar tidak ada lagi lubang besar yang membahayakan pengguna jalan,” pungkasnya.

Perbaikan dua ruas ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Lampung Tengah dan sekitarnya. (*)