UTBK Dimulai, Unila Sediakan 5.000 Kursi, Itera 831 Komputer
Gedung Rektorat Universitas Lampung. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung -Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dimulai Selasa (21/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026). Universitas Lampung (Unila) menyiapkan 5.000 kursi, sementara Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyediakan 831 komputer.
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Muhamad Komarudin, mengungkapkan koordinasi intensif telah dilakukan bersama panitia pusat guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.
Tahun ini, Unila menyiapkan daya tampung SNBT sekitar 5.000 kursi dari total 15.744 peserta. Pelaksanaan UTBK sendiri dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari.
“Berbagai aspek teknis telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari lokasi tes, perangkat komputer, hingga administrasi seperti berita acara,” jelas Komarudin dalam keterangannya.
Menurutnya, peserta juga diberikan kesempatan untuk melihat lokasi ujian pada H-1 pelaksanaan guna memudahkan akses dan mengantisipasi keterlambatan. Mengingat ujian berlangsung pada hari kerja, peserta diimbau untuk datang lebih awal guna menghindari potensi kemacetan.
Dari sisi infrastruktur, Unila memastikan seluruh laboratorium komputer dan jaringan internet dalam kondisi optimal setelah melalui uji kelayakan dari panitia pusat.
Sistem pengamanan teknologi informasi juga telah diperkuat, termasuk penggunaan Uninterruptible Power Supply (UPS) pada setiap perangkat komputer untuk mengantisipasi gangguan listrik.
“Apabila terjadi kendala teknis, peserta dapat segera berpindah perangkat tanpa mengurangi waktu ujian,” ucap dia.
Dalam menjaga integritas pelaksanaan UTBK, Komarudin menyebut, Unila menerapkan sistem pengawasan ketat sesuai ketentuan panitia pusat. Para pengawas akan dibekali arahan khusus agar dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa mengganggu konsentrasi peserta, sekaligus mampu mengantisipasi potensi kecurangan.
Selain itu, berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan untuk kenyamanan peserta, seperti ruang ujian berpendingin udara, pengaturan jarak antarpeserta, serta pengendalian kebisingan.
Dukungan layanan kesehatan turut disediakan melalui petugas medis dan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat. Pengamanan tambahan juga diterapkan melalui penggunaan metal detector dan CCTV, dengan pengaturan posisi kamera yang tidak mengarah langsung ke monitor peserta demi menjaga kerahasiaan soal ujian.
“Unila juga mencatat pada pelaksanaan UTBK tahun ini terdapat peserta disabilitas, yakni tunarungu dan tunadaksa. Mereka tetap mengikuti ujian dengan materi yang sama seperti peserta lainnya, dengan penempatan di lokasi yang memiliki akses lebih mudah guna mendukung kelancaran dan kenyamanan selama pelaksanaan tes,” ungkapnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, kata Komarudin, penentuan jadwal dan lokasi ujian tahun ini dilakukan secara terpusat setelah seluruh peserta menyelesaikan proses pendaftaran, guna pemerataan distribusi peserta.
Untuk menjaga kemurnian seleksi, Unila tidak menyelenggarakan kegiatan try out UTBK. Namun, peserta disarankan untuk berlatih secara mandiri melalui laman resmi SNBT yang menyediakan contoh soal sebagai gambaran pelaksanaan ujian.
“Sebagai pelaksana, kami berupaya semaksimal mungkin agar UTBK berjalan lancar, sehingga dapat menghasilkan calon-calon generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Abdul Rajak menyampaikan, bahwa seluruh persiapan utama UTBK SNBT 2026 telah rampung. UTBK dijadwalkan mulai pada 21 April 2026 dengan total 8.317 peserta yang akan mengikuti ujian di Kampus Itera.
Pelaksanaan UTBK di Itera akan berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 21–23 April 2026 dan 28–29 April 2026. Panitia lokal menyiapkan 831 komputer utama dan 90 komputer cadangan yang tersebar di 24 ruang ujian. “Ujian dipusatkan di tiga gedung laboratorium, yaitu Laboratorium Teknik 1, Laboratorium Teknik 3, dan Laboratorium Teknik 5 (Laboratorium OZT),” jelas Rajak.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Rajak menyampaikan, Itera melibatkan sebanyak 480 pengawas yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan. Pengawasan dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan dokumen peserta, pengecekan identitas, hingga penggunaan alat pendeteksi logam sebelum memasuki ruang ujian.
“Itera berkomitmen menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan UTBK SNBT 2026, sekaligus memastikan proses seleksi berjalan adil, tertib, dan transparan,” ucapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Menu MBG Tak Diminati, KPPG Ungkap Kendala Bahan Baku dan Penyusunan Menu
Selasa, 21 April 2026 -
Peringati Hari Kartini, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Tekankan Pembentukan Karakter Siswi
Selasa, 21 April 2026 -
Hari Pertama UTBK 2026, Panitia Temukan Modus Kecurangan Joki dan Alat Bantu
Selasa, 21 April 2026 -
Eva Dwiana: Semangat Raden Ajeng Kartini Harus Hidup dalam Pembangunan Perempuan Masa Kini
Selasa, 21 April 2026








