• Sabtu, 18 April 2026

Ni Ketut Dewi Nadi: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 18 April 2026 - 08.18 WIB
23

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke-1 di Pesanggrahan, Kecamatan Kota Gajah pada Sabtu (11/4/2026). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke-1 di bulan April 2026.

Bertempat di Pesanggrahan, Kecamatan Kota Gajah pada Sabtu (11/4/2026), kegiatan ini dihadiri sedikitnya 120 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, Bhabinkamtibmas, hingga TNI guna memperkokoh pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tingkat desa.

Dalam arahannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan fondasi utama yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman.

"Pancasila ini adalah sebagai perekat bangsa Indonesia. Ia merupakan visi atau arah penyelenggaraan kehidupan berbangsa untuk mewujudkan kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan, serta keadilan," ujar Dewi Nadi.

Ia juga mengingatkan landasan hukum penguatan ideologi ini yang telah diatur secara konstitusional melalui Ketetapan MPR.

"Ketetapan mengenai Pancasila sebagai ideologi negara tercantum dalam TAP MPR Nomor XVIII Tahun 1998. Pada Pasal 1 dinyatakan bahwa Pancasila adalah dasar negara NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa," tambahnya.


Senada dengan hal tersebut, AKP Putu Hartha Jaya Utama, selaku narasumber mengimbau masyarakat untuk proaktif dalam menjaga lingkungan dari pengaruh paham yang bertentangan dengan Pancasila.

"Aplikasi di tengah masyarakat adalah dengan membawa lingkungan kita selalu berpegang teguh pada prinsip ideologi negara. Jika ada paham-paham baru yang kurang pas dengan Pancasila, segera koordinasikan dengan pamong setempat. Misalnya jika ada kumpul-kumpul yang tidak pas dan berpotensi merusak generasi bangsa, segera sampaikan," tegas AKP Putu Hartha.

Sementara itu, Kapten Infanteri Reno Prasetyo yang hadir sebagai narasumber dari unsur TNI turut memberikan materi mengenai pentingnya kedisiplinan dan kewaspadaan nasional bagi pemuda dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman ideologi luar.

"Wawasan kebangsaan ini penting agar masyarakat, terutama generasi muda, tidak mudah terpecah belah oleh pengaruh asing dan tetap setia menjaga tegaknya kedaulatan NKRI," tegasnya

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan para peserta. Melalui pertemuan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Kota Gajah, khususnya generasi muda, dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya kondusivitas dan persatuan di wilayah Lampung Tengah. (*)