Lampung Barat Bidik Pasar Jakarta, Kopi hingga Hortikultura Siap Disuplai
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat -Lampung Barat mulai mengarahkan strategi memperluas pasar komoditas unggulannya dengan menyasar DKI Jakarta sebagai mitra utama. Langkah ini mengemuka dalam audiensi antara Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang digelar di Pendopo Kantor Gubernur Jakarta, Jumat (17/04/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang pembahasan konkret terkait peluang kerja sama ekonomi yang berpotensi memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus menjamin pasokan pangan bagi ibu kota.
Dalam audiensi itu, Parosil hadir bersama sejumlah kepala perangkat daerah untuk memaparkan potensi sumber daya alam Lampung Barat yang dinilai siap dikolaborasikan dengan kebutuhan pasar Jakarta yang besar dan stabil.
Sejumlah komoditas unggulan yang ditawarkan meliputi kopi sebagai produk andalan, serta berbagai hasil hortikultura seperti sayuran, cabai, kubis, wortel, ubi jalar, hingga alpukat. Selain itu, sektor perikanan budidaya juga masuk dalam daftar potensi kerja sama.
Parosil menegaskan bahwa Lampung Barat memiliki kekuatan di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.
“Kabupaten Lampung Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Kami berharap potensi ini dapat disinergikan dengan Pemprov DKI Jakarta melalui kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan,” ujar Parosil.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kerja sama adalah mendorong hilirisasi kopi agar memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan. Selain itu, Lampung Barat juga ingin memperkuat jalur distribusi perdagangan komoditas pertanian ke Jakarta.
Tidak hanya itu, Lampung Barat juga menargetkan posisi sebagai salah satu pemasok utama kebutuhan pangan DKI Jakarta, khususnya komoditas hortikultura yang permintaannya terus meningkat.
Di sektor energi, pemerintah daerah turut menawarkan potensi investasi geothermal yang tersebar di enam titik wilayah Lampung Barat sebagai peluang jangka panjang bagi investor dari Jakarta.
Kerja sama yang diusulkan juga mencakup pengembangan ekonomi berbasis lingkungan, seperti penanganan sampah dan pelestarian lingkungan, serta penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Selain itu, kolaborasi antar badan usaha milik daerah (BUMD) turut menjadi perhatian, di antaranya antara Pesagi Mandiri, PT BPRS, dan PDAM Limau Kunci dengan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Parosil juga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait penambahan armada pemadam kebakaran. Ia mengungkapkan bahwa Lampung Barat merupakan wilayah yang rawan bencana, baik alam maupun nonalam.
Saat ini, Lampung Barat memiliki enam unit mobil damkar, enam UPTD, dan 121 personel yang terbagi dalam 24 regu, yang dinilai masih perlu diperkuat untuk meningkatkan respons terhadap potensi kebakaran.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap berbagai usulan kerja sama yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
“Kami merespons positif dan mempersilakan Lampung Barat untuk menindaklanjuti kerja sama ini, terutama antar badan usaha daerah, misalnya antara BUMD Pesagi Mandiri dengan PD Pasar Jaya,” kata Pramono.
Ia juga menyampaikan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam membantu peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hilirisasi kopi melalui pelatihan dan pendampingan UMKM.
Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan bantuan berupa mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan truk angkut sampah guna mendukung pelayanan publik di Lampung Barat.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya sinergi antardaerah yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Lampung Barat. (*)
Berita Lainnya
-
Sampah Menumpuk di Jalan Nasional Batu Brak Lambar Dibersihkan
Jumat, 17 April 2026 -
Produktivitas Kopi Terancam, Pemkab Lambar Gandeng BI Lewat Skema CSR
Kamis, 16 April 2026 -
Waspada! Lubang Jalan di Way Mengaku Lambar Ancam Keselamatan Pengendara
Kamis, 16 April 2026 -
Kunjungan Wisatawan di Lampung Barat Melonjak 54,2 Persen di Maret 2026
Rabu, 15 April 2026








