Dirbinmas Polda Lampung Perkuat Peran Bhabinkamtibmas, Donald Harris: Bhabinkamtibmas Harus Jadi ‘Guru Digital’ di Desa
Dr. Donald Harris Sihotang, S.E., M.M., dalam kegiatan Pembinaan Bhabinkamtibmas Kewilayahan di Aula Polres Pesawaran, Jumat (17/4/2026). Foto: Olla/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesawaran - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Bhabinkamtibmas Kewilayahan di Aula Polres Pesawaran, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 65 anggota Bhabinkamtibmas yang mewakili seluruh wilayah di Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan dibuka oleh Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol Indra Napitupulu, dan dihadiri oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas AKBP Welly Gunawan, S.H., Wakapolres Pesawaran Kompol Sugandhi Satria Nugraha, S.I.P., M.H., serta jajaran kepolisian lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Dr. Donald Harris Sihotang, S.E., M.M., Direktur Utama Kupas Tuntas Group, tenaga ahli Anggota Komisi III DPR RI, serta dosen Magister Manajemen Universitas Saburai Bandar Lampung.
Dalam pemaparannya, Dr. Donald Harris menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan representasi nyata kehadiran negara di tingkat desa, sekaligus wajah Polri yang paling dekat dengan masyarakat.
"Jika pimpinan adalah simbol kebijakan, maka Bhabinkamtibmas adalah simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Di tangan saudara sekalian, rasa aman itu dibangun,” ujarnya.
Ia menyoroti adanya perubahan besar dalam dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dari pola konvensional menuju tantangan digital yang lebih kompleks.
"Dulu ancaman terlihat, seperti pencurian atau konflik fisik. Sekarang ancaman tidak terlihat, hoaks, ujaran kebencian, penipuan online, hingga judi digital yang menyebar cepat, viral, dan sulit dikendalikan,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut Bhabinkamtibmas untuk bertransformasi menjadi aparat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
Dr. Donald juga memaparkan tiga peran strategis utama Bhabinkamtibmas, yakni sebagai agent of prevention (pencegahan), agent of mediation (penyelesaian konflik), dan agent of trust (pembangun kepercayaan publik).
"Kepercayaan adalah kunci. Polisi yang dipercaya akan lebih efektif dibanding polisi yang hanya ditakuti,” tegasnya.
Baca juga : Dirbinmas Polda Lampung Gelar Pembinaan Bhabinkamtibmas Kewilayahan di Polres Pesawaran
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial melalui pendekatan komunikasi langsung dengan masyarakat, pemanfaatan grup digital seperti WhatsApp warga, serta sinergi dengan tokoh masyarakat.
Selain itu, ia juga mendorong penerapan penyelesaian masalah berbasis restorative justice dalam menangani perkara ringan di masyarakat, sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri.
"Bhabinkamtibmas harus hadir sebagai problem solver, bukan sekadar penegak hukum. Pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan pemulihan jauh lebih berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam konteks era digital, Dr. Donald menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas juga harus berperan sebagai edukator literasi digital.
"Bhabinkamtibmas harus menjadi ‘guru digital’ di desa. Edukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi hoaks, memahami bahaya judi online, serta bijak dalam bermedia sosial,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan kamtibmas berbasis partisipasi masyarakat melalui sinergi tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa.
"Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kolaborasi adalah kunci,” tambahnya.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol Indra Napitupulu dalam arahannya menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah.
"Bhabinkamtibmas harus mampu menjadi ujung tombak Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, melakukan deteksi dini, serta menyelesaikan permasalahan secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, integritas, serta kemampuan komunikasi dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas di wilayah binaan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Di akhir pemaparannya, Dr. Donald Harris menyampaikan pesan reflektif bahwa kekuatan kamtibmas berawal dari desa.
"Jika Bhabinkamtibmas kuat, maka desa aman. Jika desa aman, maka daerah akan kuat. Dan jika daerah kuat, maka Indonesia akan semakin kokoh,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Berebut 15 Kursi Ketua DPC se-Lampung, 42 Kader PKB Jalani Uji Kelayakan
Jumat, 17 April 2026 -
Tindak Lanjut LHP BPK RI, DPRD Bandar Lampung Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Pajak dan Belanja Daerah
Jumat, 17 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Gelar Pembinaan Bhabinkamtibmas Kewilayahan di Polres Pesawaran
Jumat, 17 April 2026 -
DPRD Bandar Lampung Sampaikan 265 Usulan Program 2027, Infrastruktur Mendominasi
Jumat, 17 April 2026








