Bendungan Way Sekampung Disiapkan Jadi Ikon Baru, Amphiteater Budaya hingga Venue PON 2032
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra bersama rombongan saat meninjau Bendungan Way Sekampung di Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran. Foto: Manalu/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu – Keberadaan Bendungan Way Sekampung di Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, kini menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.
Bendungan yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp1,78 triliun ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana irigasi, penyedia air baku, dan ruang terbuka wisata, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan masyarakat Pringsewu dengan nilai ekonomi tinggi.
Salah satu gagasan yang tengah didorong adalah menjadikan kawasan Bendungan Way Sekampung sebagai amphiteater budaya. Konsep ini digadang-gadang menjadi ikon baru akulturasi budaya Lampung dan budaya pendatang, sekaligus pusat pertemuan seni dan budaya di Provinsi Lampung.
Inisiasi pembangunan amphiteater tersebut digagas oleh Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat.
“Amphiteater ini kita siapkan sebagai wadah akulturasi budaya, tempat masyarakat bisa menampilkan dan merawat keberagaman budaya yang kaya,” ujar Yunnus saat mendampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung meninjau lokasi, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, amphiteater tidak hanya difungsikan sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga menjadi simbol harmoni kehidupan masyarakat Pringsewu yang majemuk.
Gagasan ini merupakan kelanjutan dari program Pringsewu Cultural Festival (PCF) yang sebelumnya sukses menarik partisipasi masyarakat. Bedanya, amphiteater akan menjadi fasilitas permanen yang terintegrasi langsung dengan panorama Bendungan Way Sekampung.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Andi Purwanto, Tim Visitasi KONI Pusat Kolonel (Purn) Irfan Bachtiar, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., Ketua KONI Kabupaten Pringsewu dr. Ferdy Djaya Saputra, serta sejumlah pejabat lainnya.
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menyambut baik rencana pengembangan kawasan tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena Pringsewu ditunjuk sebagai lokasi pertandingan olahraga air, yakni dayung dan ski air, pada PON 2032 mendatang.
“Ini tentu kita sambut dengan baik. Nanti akan kita laporkan kepada Bapak Bupati Pringsewu untuk persiapan lebih lanjut. Mudah-mudahan PON 2032 Lampung-Banten berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Mesuji Sekampung Dr. Elroy Koyari, S.T., M.T. menyatakan dukungan terhadap rencana penyelenggaraan PON 2032 di Bendungan Way Sekampung, khususnya untuk cabang olahraga dayung dan ski air.
“Secara prinsip, Kementerian melalui Ditjen Sumber Daya Air mendukung. Namun tetap diperlukan kajian, terutama terkait elevasi air. Kami menyarankan agar venue tidak digunakan saat musim kemarau,” jelasnya.
Ia juga meminta agar pihak terkait menyampaikan surat resmi kepada BBWS Mesuji Sekampung untuk diteruskan ke kementerian guna proses kajian lebih lanjut.
Tim survei KONI Pusat, Kolonel (Purn) Irfan Bachtiar, mengaku hasil peninjauan menunjukkan kondisi venue cukup memadai dan layak direkomendasikan.
“Secara umum tidak ada masalah. Akses menuju lokasi sudah cukup baik, tinggal pembenahan. Bahkan ada nilai tambah berupa tiga helipad. Tinggal memperhatikan fasilitas kesehatan,” ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Pengukuhan Bunda SICANTIKS Pringsewu, OJK Perkuat Peran Perempuan Dalam Literasi dan Inklusi Keuangan
Kamis, 16 April 2026 -
Gagal Curi Motor di Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
Senin, 13 April 2026 -
Polisi Gerebek Gudang BBM Oplosan di Pekon Mataram Pringsewu, 5.665 Liter BBM Disita
Jumat, 10 April 2026 -
Ririn Kuswantari Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Pringsewu
Jumat, 10 April 2026








