16 Kecamatan di Bandar Lampung Banjir, Satu Warga Meninggal
Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 16 kecamatan di Bandar Lampung tergenang banjir usai terjadi hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (14/4/2025) sekitar pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Banjir tersebar 34 titik dan mengakibatkan satu warga meninggal dunia.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung pada Rabu (15/4/2026), banjir di Bandar Lampung merendam 16 kecamatan yang tersebar pada 34 titik.
BPBD Lampung mencatat banjir terjadi di Kecamatan Kemiling, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Panjang, Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Utara, Rajabasa, Tanjung Senang, dan Sukabumi. Kemudian di Kecamatan Labuhan Ratu, Way Halim, Langkapura, Enggal, Kedamaian, dan Bumi Waras.
Selain itu, banjir mengakibatkan satu orang meninggal dunia bernama Dewi Melani (34), warga Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
BPBD merinci, titik banjir terjadi di Jalan Legundi Kelurahan Sukarame, Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Palapa, Jalan Raden Intan Kelurahan Enggal, dan Jalan MH Thamrin Kelurahan Gotong Royong.
Kemudian, Jalan Sam Ratulangi sebelum SMPN 10, Jalan ZA Pagar Alam Kelurahan Labuhan Ratu, Jalan Abimanyu Kelurahan Jagabaya I, Jalan Pajajaran Kelurahan Jagabaya II, serta Jalan Raden Fatah Gang Panca Jaya Kelurahan Kelapa Tiga.
Selanjutnya di Gang Garuda Pasir Gintung, Jalan Sultan Agung Kelurahan Sepang Jaya depan Bakso Aci, Jalan Narada Kelurahan Jagabaya I, Jalan Kartini Kelurahan Palapa, Jalan Sumpah Pemuda Kelurahan Way Halim Permai, dan Jalan Pasar Tugu Kelurahan Tanjung Agung.
Banjir juga terjadi di Gang Famili 1 Kelurahan Labuhan Ratu, Jalan dr Soetomo Gang Jamblang Kelurahan Penengahan, Jalan Baru depan SMA YP Unila, Jalan Puri Besakih Kelurahan Perumnas Way Halim, dan Jalan Teratai Kelurahan Surabaya.
Banjir juga merendam Gang Ainan Kelurahan Kalibalau Kencana, Jalan Onta Kelurahan Sidodadi, Jalan Pulau Kelagian Gang Perwira Kelurahan Kedamaian, Jalan Ki Agus Anang Kelurahan Ketapang, dan Jalan MT Haryono Kelurahan Gotong Royong.
Banjir lainnya terjadi di Jalan Teuku Umar Kelurahan Penengahan depan RSUD Abdul Moeloek, Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Way Laga, Perumahan Puri Indah Kelurahan Sukabumi Indah, dan Jalan Seroja Kelurahan Tanjung Senang.
Kemudian di Jalan Dahlia 7 Kelurahan Labuhan Ratu dekat SMPN 34 Bandar Lampung, Jalan Yos Sudarso Kampung Krawang Kelurahan Garuntang, Jalan Hanoman Gang Mushola Kelurahan Sawah Brebes, Jalan Arif Rahman Hakim Gang Hi Syarif Kelurahan Kalibalau Kencana serta Jalan Gajah Kelurahan Sidodadi sekitar MIN 1 Bandar Lampung. Selain banjir, juga terjadi tanah longsor di Jalan Adi Sucipto Kelurahan Kebon Jeruk.
Menurut Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, kondisi banjir saat ini telah berangsur surut. Namun ptugas gabungan masih melakukan pendataan serta membantu warga membersihkan rumah terdampak.
"Saat ini kondisi cuaca terpantau cerah berawan dan genangan sudah surut. Personel gabungan masih melakukan pendataan serta membantu warga membersihkan rumah," kata Wahyu, Rabu (15/4/2026).
Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan pada Rabu (15/4/2026).
Pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan di wilayah Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Kota Metro.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Lampung. Pada malam hari hujan masih berpotensi terjadi, dan dini hari diprakirakan cerah berawan dengan peluang hujan di beberapa wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Lampung Selatan, Bandar Lampung, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Way Kanan.
Camat Bumi Waras, Budi Ardiyanto, menjelaskan sebelum meninggal dunia, Dewi Melani (34) bersama keluarganya sedang membersihkan rumah terendam banjir yang berada di tepi sungai.
"Korban sedang bersih-bersih di lantai satu. Rumahnya memang dua lantai, namun berada di pinggir sungai. Tiba-tiba tanggul di depan rumah jebol, air masuk dengan cepat dan korban terjebak di lantai satu. Saat itu, korban belum sempat menyelamatkan diri ke lantai dua,” jelas Budi.
Menurut Budi, korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 109 warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung, pada Selasa (14/4/2026) malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, mengatakan tim SAR melakukan proses evakuasi warga saat terjadi banjir secara bertahap di beberapa titik, di antaranya Jalan Abimanyu (Way Halim), Jalan Citra Gang Man Antasari dan Jalan Pangeran Antasari Gang Persada (Kecamatan Kedamaian), serta Gang Karawang, Kecamatan Bumi Waras.
"Dari sejumlah titik banjir itu, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 109 warga terdampak,” kata Deden, Rabu (15/4/2026).
Selain melakukan evakuasi, lanjut Deden, tim juga melakukan pemantauan dan siaga di lokasi guna mengantisipasi adanya laporan tambahan dari masyarakat.
Deden melanjutkan, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada Rabu (15/4/2026) pukul 02.25 WIB, setelah kondisi air berangsur surut, hujan berhenti, serta tidak ditemukan lagi warga yang memerlukan evakuasi.
"Basarnas Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah Lampung,” imbuhnya. (*)
Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas, edisi Kamis 16 April 2026, dengan judul "16 Kecamatan Banjir, Satu Warga Meninggal"
Berita Lainnya
-
Ketua DPRD se-Indonesia Retret di Magelang, Ahmad Giri: Selaraskan Program Pusat dan Daerah
Kamis, 16 April 2026 -
Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih
Kamis, 16 April 2026 -
Mobil Rombongan Gubernur Lampung Terjebak Jalan Rusak Menuju Wisata Gigi Hiu
Rabu, 15 April 2026 -
Evakuasi Banjir Berujung Petaka, Petugas BPBD Bandar Lampung Kehilangan Tiga Jari
Rabu, 15 April 2026








