• Selasa, 14 April 2026

Ditodong Senpi, Karyawati Gagalkan Aksi Curanmor di Tanjungkarang Barat Bandar Lampung

Selasa, 14 April 2026 - 17.17 WIB
44

Detik-detik menegangkan saat dua maling menodongkan senpi ke karyawati toko yang mencoba menggagalkan motornya dibawa kabur. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, berhasil digagalkan oleh seorang karyawati toko, Senin (13/4/2026) sore.

Korban bernama Anis memergoki dua pria yang tengah berusaha membobol sepeda motor Honda Beat miliknya yang terparkir di depan toko. Menyadari hal tersebut, Anis bersama rekannya langsung keluar untuk menghentikan aksi pelaku.

Namun, upaya tersebut diwarnai ketegangan setelah pelaku diketahui membawa senjata api dan sempat menodongkannya ke arah korban.

“Saya langsung lari ke depan. Awalnya saya kira mereka tidak membawa senjata. Tapi saat saya mendekat, mereka langsung menodongkan pistol,” ujar Anis saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Meski pelaku telah berhasil merusak kunci kontak hingga mesin motor sempat menyala, kendaraan tersebut tidak dapat dibawa kabur karena terpasang kunci tambahan pada bagian cakram.

Melihat situasi mulai ramai dan aksinya gagal, pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke udara sebelum melarikan diri dari lokasi.

Saksi mata di lokasi, Rianto, mengatakan pelaku sempat mengancam warga yang mencoba mendekat.

“Motor tidak berhasil dibawa karena ada kunci cakram. Pelaku sempat menembak ke udara sebelum kabur,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, korban sempat terjatuh saat berusaha menghindari ancaman pelaku. Beruntung, tidak ada korban luka serius dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat serta penggunaan pengamanan tambahan pada kendaraan, terutama di wilayah rawan kejahatan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. (*)