• Senin, 13 April 2026

Tak Lazim, India Berencana Sebar Buaya dan Ular Berbisa Jaga Perbatasan

Senin, 13 April 2026 - 11.43 WIB
39

Tak Lazim, India Berencana Sebar Buaya dan Ular Berbisa Jaga Perbatasan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Internasional - Pemerintah India sedang mengkaji proposal keamanan untuk menjaga perbatasan dengan opsi menyebarkan buaya dan ular berbisa di sepanjang celah sungai yang berbatasan langsung dengan Bangladesh.

Rencana yang tak lazim ini mencakup pengerahan buaya dan ular berbisa di sepanjang perbatasan dengan Bangladesh yang dipenuhi Sungai, sebagai alternatif penghalang fisik di wilayah yang rawan banjir dan rawa.

Mengutip Independent, sebagian wilayah perbatasan memang belum tersentuh sistem pengamanan fisik. Dari total ratusan kilometer yang belum dipagari, sejumlah segmen memiliki karakteristik alam yang terus berubah akibat aliran sungai yang dinamis serta ancaman banjir musiman yang kerap menggeser batas-batas alami. 

Menurut analisis internal tersebut, pendekatan konvensional seperti pembangunan pagar tidak lagi cukup untuk menjawab kompleksitas geografis di lapangan.

Oleh karena itu, muncul gagasan untuk memanfaatkan faktor alam, termasuk predator liar, sebagai bentuk penghalang yang diharapkan mampu menekan aktivitas ilegal lintas batas.

Sementara melansir Channel News Asia, Pasukan Keamanan Perbatasan mengatakan, langkah ini diambil seiring upaya India mencegah penyeberangan ilegal. Bangladesh hampir seluruhnya dikelilingi oleh India dengan perbatasannya membentang lebih dari 4.000 kilometer. 

Perwira senior Pasukan Keamanan Perbatasan, Manoj Barnwal mengatakan, penggunaan reptil dibahas dalam pertemuan bulan Februari dengan Kementerian Dalam Negeri.

"Kami telah diminta untuk menjajaki kelayakan pengerahan reptil seperti ular atau buaya di celah-celah sungai yang rawan," kata Barnwal, wakil inspektur jenderal pasukan paramiliter yang berbasis di Kolkata, dekat perbatasan dengan Bangladesh. 

"Rencana ini berpusat pada pemanfaatan pencegah alami seperti buaya dan ular di zona rawan banjir, di sepanjang area tanpa pagar di mana pagar tradisional tidak efektif atau tidak memungkinkan," tambahnya.

Hubungan antara New Delhi dan Dhaka memburuk setelah revolusi tahun 2024. India telah membangun pagar perbatasan sepanjang ratusan kilometer dan menangkap puluhan warga Bangladesh yang mencoba menyeberangi perbatasan. (*)