Diterjang Luapan Sungai, Jalan Lintas Padang Tambak-Air Putih Sidomakmur Lampung Barat Putus Total
Tampak aliran air sungai yang sangat deras memutus jalan Lintas Padang Tambak – Air Putih Sido Makmur, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Jalan Lintas Padang Tambak – Air Putih Sido
Makmur, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, dilaporkan putus akibat
diterjang luapan aliran sungai yang meluap di sekitar ruas jalan tersebut.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Lampung
Barat dalam beberapa waktu terakhir.
Luapan air sungai yang meningkat drastis akibat curah hujan tinggi
menyebabkan badan jalan tidak mampu menahan derasnya arus. Akibatnya, sebagian
ruas jalan mengalami longsor hingga akhirnya terputus dan tidak dapat dilalui
kendaraan.
Akses utama yang menghubungkan sejumlah wilayah tersebut kini lumpuh total.
Masyarakat yang biasa melintas terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak
tempuh yang lebih jauh dan kondisi yang tidak selalu memadai.
Berdasarkan video berdurasi 1 menit 11 detik yang diterima Kupastuntas.co,
terlihat derasnya aliran air terus menggerus bagian bawah badan jalan. Kondisi
tersebut memperparah kerusakan dan membuat longsoran semakin melebar dari waktu
ke waktu.
Dalam rekaman tersebut juga tampak tanah di sekitar jalan terus runtuh
seiring derasnya arus sungai yang tidak kunjung surut. Suara gemuruh air
terdengar jelas, menggambarkan kuatnya tekanan air terhadap struktur jalan.
Seorang warga setempat mengatakan bahwa kondisi tersebut mulai terjadi
setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat secara
signifikan.
“Awalnya cuma terkikis sedikit, tapi karena hujan terus turun, air makin
besar dan akhirnya jalan amblas,” ujar warga yang berada di lokasi kejadian,
Senin (13/4/2026).
Warga lainnya juga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keselamatan
pengguna jalan. Pasalnya, sebelum benar-benar putus, kondisi jalan sudah
menunjukkan retakan yang cukup parah namun masih dilintasi kendaraan.
“Kami sudah khawatir dari awal karena tanahnya sudah retak-retak. Sekarang
benar-benar putus, tidak bisa dilewati sama sekali,” tambahnya.
Hingga saat ini, masyarakat berharap adanya penanganan cepat dari pihak
terkait untuk memperbaiki akses jalan tersebut. Selain sebagai jalur penghubung
antarwilayah, jalan ini juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga
sekitar. (*)
Berita Lainnya
-
Pencurian Kabel Trafo di Lampung Barat Kian Meresahkan, PLN Minta Warga Ikut Mengawasi
Sabtu, 30 Mei 2026 -
Terima LHP BPK RI, Pemkab Lambar Kembali Raih Opini WTP ke-16 Secara Berturut-turut
Jumat, 29 Mei 2026 -
Marak Pencurian di Kebun Kopi, Warga Harap Polisi Tingkatkan Patroli di Wilayah Perkebunan
Kamis, 28 Mei 2026 -
Sengkarut Agraria Lampung Barat, Pajak Dipungut di Kawasan Hutan Negara
Rabu, 27 Mei 2026








