• Senin, 13 April 2026

Alat Berat Baru Ludes Terbakar di Tol Lampung Saat Pengiriman

Senin, 13 April 2026 - 08.38 WIB
34

Alat Berat Baru Ludes Terbakar di Tol Lampung Saat Pengiriman. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sebuah alat berat yang baru dibeli dari Jakarta hangus terbakar saat dalam perjalanan pengiriman di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Sabtu (11/4/2026) pagi. Insiden ini diduga dipicu oleh korsleting pada kendaraan towing yang mengangkut alat tersebut.

Peristiwa terjadi di kilometer 06+200 A, tepatnya di wilayah Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, sekitar pukul 05.35 WIB. Api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar, mengejutkan pengemudi serta pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

Kobaran api diduga berasal dari sistem elektronik kendaraan towing yang mengalami gangguan. Percikan api kemudian menyambar bahan bakar solar yang dibawa, sehingga mempercepat penyebaran api hingga ke alat berat yang diangkut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengungkapkan pihaknya menerima laporan tak lama setelah kejadian dari petugas tol yang berada di sekitar lokasi.

“Diduga terjadi korsleting pada ECU kendaraan towing yang kemudian memicu api dan menyambar bahan bakar solar,” ujar Rully, dilansir liputan6.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran masuk pada pukul 05.41 WIB. Tim pemadam dari Posko Kalianda langsung bergerak menuju lokasi hanya dua menit setelah laporan diterima.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 06.03 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, besarnya kobaran api serta bahan yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

“Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.10 WIB. Prosesnya memakan waktu lebih dari dua jam,” jelasnya.

Saat kejadian, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Agung (34), yang tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Medan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Meski demikian, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai miliaran rupiah, mengingat alat berat yang terbakar merupakan unit baru yang belum lama dibeli.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara masih mengarah pada korsleting sistem kendaraan yang memicu percikan api dan berujung pada kebakaran hebat tersebut. (*)