• Selasa, 07 April 2026

Universitas Teknokrat Indonesia Ikuti Langkah Strategis Pemerintah dalam Menumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa

Selasa, 07 April 2026 - 09.13 WIB
16

Pendampingan Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah II. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan berpartisipasi dalam kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah II.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 2 April 2026 di Hotel Emilia dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera bagian selatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta, terdiri dari 55 mahasiswa dan 50 dosen pendamping dari lebih dari 20 perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia mengirimkan 12 delegasi, yang terdiri dari 5 dosen pendamping dan 7 mahasiswa. Dosen yang terlibat antara lain Dr. Heni Sulistiani, M.Kom., Dr. Afrianto, S.S., M.Hum., Febrian Eko Saputra, S.M., M.S.M., Nabila Putri Maharani, S.M., M.M., serta Dwi Gema Soegesti, S.M., M.S.M.

Sementara mahasiswa yang berpartisipasi yakni Agne Afrianita Putri, Shella Febriyani, Adelina Safitri, Dian Pratiwi, Nadia Rizky Juniarti, Nurhasanah, dan Sri Wahyuni Utami.

Kepala LLDIKTI Wilayah II, Iskhaq Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program P2MW merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki ide bisnis, tetapi juga mampu mengimplementasikan dan mengembangkannya sehingga memberikan dampak ekonomi nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan dosen pendamping dalam menghasilkan proposal usaha yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan terkait penyusunan proposal usaha, mulai dari penguatan ide bisnis, strategi penulisan proposal, hingga sesi presentasi dan evaluasi langsung oleh para pendamping.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan bahwa partisipasi aktif kampus dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.

“Melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, kami berharap lahir inovasi bisnis kreatif yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam program ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan peluang mahasiswa dalam memperoleh pendanaan P2MW 2026.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kewirausahaan mahasiswa.

Sebagai kampus terbaik di Lampung dan PTS terbaik ASEAN, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa menjadi young entrepreneur yang inovatif, kreatif, dan adaptif di era digital.

Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui https://spmb.teknokrat.ac.id. (**)