• Kamis, 09 April 2026

Jalan Penghubung Karya Jitu Mukti–Gedung Karya Jitu Tulang Bawang Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki

Sabtu, 04 April 2026 - 08.44 WIB
42

Tampak jalan penghubung Karya Jitu Mukti menuju Gedung Karya Jitu di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang rusak parah. Foto: Ist

‎‎Kupastuntas.co, Tulang Bawang – Kondisi ruas jalan penghubung Karya Jitu Mukti menuju Gedung Karya Jitu di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung yang rusak parah dikeluhkan warga.

‎Jalan tersebut mengalami kerusakan parah dan belum pernah mendapatkan perbaikan signifikan sejak tahun 2004.

‎‎Pantauan di lapangan, kondisi jalan dipenuhi lubang besar dan genangan lumpur, terutama saat musim hujan. Hal ini membuat akses transportasi warga menjadi terganggu dan berisiko tinggi bagi pengendara yang melintas.

‎‎Ahmad Khoirudin, warga Karya Jitu Mukti, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, mengatakan bahwa kondisi jalan yang rusak telah berlangsung sangat lama tanpa adanya perhatian dari pemerintah.

‎”Kondisi jalan ini sudah rusak sejak 2004, sampai sekarang belum ada perbaikan. Kalau hujan, jalannya berlumpur dan sangat sulit dilewati,” ujar Ahmad, Sabtu (4/04/2026).

‎‎Ia menambahkan, kendaraan yang melintas, terutama mobil, kerap terperosok atau terjebak di jalan yang berlubang dan licin.

‎Situasi ini tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

‎”Mobil sering terperosok di jalan. Ini sangat mengganggu aktivitas warga, apalagi kami yang bergantung pada akses jalan untuk bekerja dan membawa hasil kebun,” jelasnya.

‎‎Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. Mereka menilai, perbaikan infrastruktur jalan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Rawajitu Selatan.

‎”Kami sangat berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Sudah terlalu lama kami merasakan kondisi seperti ini,” tutup Ahmad. (*)