• Selasa, 12 Mei 2026

Curanmor di Tanjung Karang, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Udara Saat Dipergoki Warga

Sabtu, 04 April 2026 - 07.05 WIB
139

Aksi menegangkan yang terekam CCTV saat dua pencuri kepergok warga dan menembakkan senjata api. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ketenangan warga di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, mendadak pecah. Sebuah aksi nekat pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi tepat di depan Tailor Fantastic Jumat (3/4/2026) sore. 

Tak tanggung-tanggung, pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut sempat melepaskan tembakan ke udara untuk menakuti warga sebelum melarikan diri.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima Kupas Tuntas, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.39 WIB. Targetnya adalah satu unit Honda Beat Street milik Eko, salah seorang karyawan rumah jahit tersebut.

Nabila, penjaga toko yang menjadi saksi kunci, menuturkan bahwa awalnya ia tidak menaruh curiga pada kedua pria yang berboncengan tersebut. Ia mengira mereka adalah pengendara yang hendak berteduh atau sekadar mencari alamat.

"Awalnya saya kira orang mau tanya alamat atau berteduh. Tapi kok gerak-geriknya mencurigakan pas mau putar motor. Di situ saya spontan teriak ke pelanggan, 'Itu maling!'" ujar Nabila

Teriakan Nabila memicu kepanikan. Seorang pelanggan yang berada di dalam toko langsung lari keluar untuk mencoba menghadang dan sempat mencekik satu pelaku.

Dalam upaya pelarian yang terekam kamera pengawas, salah satu pelaku sempat kehilangan keseimbangan setelah motor yang ia bawa tersenggol kendaraan yang melintas di jalan raya. 

Meski sempat berhasil dicekik oleh seorang warga, pelaku lain yang membawa kendaraan hasil curiannya kembali dan mencabut senjata api kemudian melepaskan tembakan ke udara. Suara dentuman itu membuat warga di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian material korban dipastikan mencapai belasan juta rupiah. Kasus ini pun telah resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Hingga berita ini diterbitkan Kupastuntas.co masih berupaya mengkonfirmasi pihak berwajib untuk memastikan tindak lanjut peristiwa tersebut. (*)