• Kamis, 02 April 2026

BMKG Deteksi Potensi Tsunami hingga 3 Meter Imbas Gempa M 7,6 Sulut

Kamis, 02 April 2026 - 11.52 WIB
10

BMKG Deteksi Potensi Tsunami hingga 3 Meter Imbas Gempa M 7,6 Sulut. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait adanya gelombang tsunami akibat gempa bumi 7,6 magnitudo di perairan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara.

BMKG menyebut ada potensi gelombang tsunami hingga 3 meter.

"Gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Kota Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung, dengan status siaga dengan ketinggian tsunami 0,5 hingga 3 meter,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam jumpa pers virtual dilansir Detikcom, Kamis (2/4/2026).

Hingga Kamis pagi BMKG juga belum mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa di Sulut.

"Saat ini tsunami masih diperkirakan berlangsung dan BMKG terus memonitor. dan kami akan memberikan press conference lanjutan dengan informasi yang lebih detail setelah peringatan tsunami dini berakhir," katanya.

Baca juga : Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulawesi Utara

Gempa M 7,6 di Bitung dan Malut itu terjadi Kamis pagi pukul 05.48 WIB. Gempa berlokasi di 1,25 lintang utara, 126,27 bujur timur serta di kedalaman laut 62 km. BMKG mencatat adanya gelombang tsunami di dua wilayah.

BMKG mengatakan gempa di Sulut dan Malut tersebut tergolong gempa dangkal.

"Dengan perhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," kata Faisal.

Baca juga : Gempa M 7,6 Sulut Picu Terjadi Tsunami di 5 Wilayah

Faisal menjelaskan gempa terjadi akibat adanya deformasi kerak bumi. Kemudian, berdasarkan analisis, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.

"Akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi yaitu aktivitas subduksi laut Maluku. Hasils analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust vault)," jelasnya. (*)