• Kamis, 02 April 2026

Diguyur Hujan Deras, Ruas Jalan Gedung Surian-Air Hitam Lambar Putus Total

Rabu, 01 April 2026 - 22.09 WIB
49

Tampak Ruas Jalan Gedung Surian-Air Hitam Lambar Putus Total akibat banjir. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Barat menyebabkan akses jalan penghubung Gedung Surian menuju Air Hitam terputus. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap terganggunya mobilitas masyarakat di wilayah setempat.

Putusnya akses jalan tersebut terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengakibatkan kerusakan pada badan jalan. Sejumlah titik dilaporkan mengalami longsor dan ambles, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ruas jalan Gedung Surian–Air Hitam diketahui merupakan jalan provinsi yang memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah. Selain itu, jalur tersebut juga menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian.

Anggota DPRD Lampung Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Yogi Amijaya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi jalan saat ini memang tidak bisa dilalui akibat kerusakan yang cukup parah.

“Benar, ruas jalan Gedung Surian menuju Air Hitam saat ini terputus akibat hujan deras. Kondisinya cukup parah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Yogi saat dikonfirmasi via sambungan seluler, Rabu (1/4/2026) malam.

Menurutnya, kondisi ini sangat memprihatinkan karena jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi dan sosial.

Yogi menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi untuk segera mengambil langkah penanganan terhadap kerusakan jalan tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera ditindaklanjuti, baik itu perbaikan darurat agar bisa segera dilalui, maupun penanganan permanen,” katanya.

Ia menegaskan, penanganan cepat sangat dibutuhkan mengingat dampak yang dirasakan masyarakat cukup besar, terutama dalam hal distribusi barang dan mobilitas warga antarwilayah.

Selain itu, terputusnya akses jalan juga berpotensi menghambat pelayanan dasar, seperti akses menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Yogi juga meminta agar pemerintah provinsi dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta menentukan langkah penanganan yang tepat. “Kami berharap ada respon cepat dari pemerintah provinsi, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai kondisi ini berlarut-larut,” tegasnya.

"Kita juga sudah koordinasi dengan BPBD Lampung Barat, besok mereka akan menurunkan tim, pihak kecamatan dan pekon juga akan turun membantu gotong royong melakukan penanganan sementara agar ruas jalan bisa dilalui," tambahnya.

Sementara itu, masyarakat setempat diharapkan tetap berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait saat ini juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, terutama jika curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan adanya penanganan yang cepat dan tepat, diharapkan akses jalan Gedung Surian–Air Hitam dapat segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan lancar. (*).