Walikota Metro Bambang Iman Santoso Kembali Tidak Penuhi Panggilan DPRD Kedua Kalinya
Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Abdulhak saat diwawancarai awak media. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro — Drama komunikasi antara eksekutif dan legislatif di Kota Metro kembali berlanjut. Untuk ketiga kalinya, DPRD Kota Metro bakal melayangkan undangan resmi kepada Wali Kota Bambang Iman Santoso setelah dua kali mangkir dari panggilan yang bersifat penting, yang terbaru hari ini, Selasa (31/3/26).
Alih-alih meluapkan kekecewaan, pimpinan DPRD justru memilih tetap membuka ruang dialog. Namun, di balik sikap yang tampak tenang, tersimpan tekanan politik yang kian menguat seiring meningkatnya sorotan publik terhadap transparansi kebijakan pemerintah daerah.
Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Abdulhak mengungkapkan, pihaknya telah kembali mengirimkan undangan ketiga kepada Wali Kota untuk hadir dalam rapat di ruang pimpinan DPRD pada Rabu (1/4/2026) pukul 10.00 WIB.
“Jadi undangan kita yang kedua, kita sudah mendapat balasan dari Pak Wali. Beliau hari ini sedang ke BPK menerima laporan LKPD, jadi waktunya bersamaan, makanya beliau tidak hadir,” jelas Abdulhak kepada awak media usai rapat internal, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, absennya Wali Kota pada pemanggilan kedua bukan tanpa alasan. Namun demikian, DPRD menilai pertemuan langsung tetap penting untuk membahas berbagai isu strategis yang hingga kini belum mendapatkan penjelasan komprehensif.
“Jadi tadi kita berkumpul kembali untuk menindaklanjuti. Karena hari ini beliau berhalangan, kita ingin coba mengundang beliau kembali besok jam 10.00 WIB,” lanjutnya.
Meski telah melayangkan undangan ketiga, DPRD mengakui belum menerima kepastian kehadiran dari Wali Kota. Kondisi ini menambah ketidakpastian di tengah upaya legislatif untuk membuka ruang komunikasi formal.
“Belum ada. Ya kita sebenarnya hanya untuk komunikasi silaturahmi saja. Tidak ada hal-hal yang membahayakan, nggak. Biasa-biasa saja,” ujar Abdulhak.
Pernyataan tersebut mencerminkan upaya DPRD menjaga suasana tetap kondusif. Namun di sisi lain, publik melihat adanya urgensi yang jauh lebih besar dari sekadar silaturahmi. Sebab, agenda yang hendak dibahas menyangkut hal-hal mendasar seperti pelaksanaan APBD 2026, progres pembangunan infrastruktur, hingga polemik pinjaman daerah sebesar Rp20 miliar yang hingga kini belum terurai secara terang.
Menariknya, Abdulhak juga menegaskan bahwa DPRD tidak ingin terburu-buru mengambil sikap keras. Segala langkah lanjutan akan diputuskan secara kolektif bersama seluruh unsur dewan.
“Kan beliau ada kegiatan, masak kita kecewa. Kita memaklumi, InsyaAllah yang ketiga ini datang. Kalau tidak datang ya nanti kita musyawarahkan lagi. Tidak bisa saya ngomong sendiri, kawan-kawan banyak,” tegasnya.
Namun, di tengah sikap moderat tersebut, tekanan publik terus meningkat. Ketidakhadiran Wali Kota dalam dua undangan sebelumnya telah memicu spekulasi luas, bahkan membuka wacana penggunaan hak interpelasi oleh DPRD sebagai langkah politik lanjutan.
Sejumlah kalangan menilai, jika pemanggilan ketiga kembali tidak diindahkan, maka DPRD akan berada di persimpangan, tetap mempertahankan pendekatan persuasif atau beralih ke langkah konstitusional yang lebih tegas.
Kondisi ini menjadikan undangan ketiga bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial yang akan menentukan arah hubungan antara legislatif dan eksekutif di Kota Metro.
Publik kini menanti dengan penuh perhatian. Apakah pada kesempatan ketiga ini Wali Kota Bambang Iman Santoso akan hadir dan membuka ruang dialog yang selama ini tertunda atau justru ketidakhadiran kembali terulang dan memicu eskalasi politik yang lebih tajam. QSatu hal yang pasti, kesabaran DPRD mungkin masih terjaga. Namun kesabaran publik, itu yang mulai menipis.
Sementara itu, Walikota Metro Bambang Iman Santoso belum dapat dikonfirmasi. Saat Kupastuntas.co berupaya menghubungi nomor WhatsApp pribadinya, sayangnya nomor tersebut dalam pemberitahuan memanggil. (*)
Berita Lainnya
-
Satpol PP Tertibkan 34 Banner Liar, Pohon Kota Metro Jadi Korban
Selasa, 31 Maret 2026 -
Pimpinan DPRD hingga Fraksi Kompak Teken Surat Pemanggilan, Wali Kota Metro Diminta Hadir Tanpa Diwakili
Senin, 30 Maret 2026 -
DPRD Desak Klarifikasi Utang Rp 20 Miliar, Walikota Metro Diwakili PJ Sekda
Senin, 30 Maret 2026 -
Kecanduan Judi Online, Dua Pemuda Sumbersari Metro Nekat Curi Kambing Milik Bos Sendiri
Sabtu, 28 Maret 2026








