• Senin, 30 Maret 2026

Donald Haris Sihotang Ajak 300 Parhalado HKBP Lampung Bertransformasi, Tegaskan Iman Harus Hidup dari Keluarga

Senin, 30 Maret 2026 - 15.08 WIB
41

Kegiatan Pembinaan Parhalado dan Fungsionaris HKBP se-Distrik XXXII Lampung Tahun 2026 yang digelar di Gereja HKBP Kedaton Resort Kedaton, Senin (30/3/2026). Foto: Olla/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak kurang lebih 300 peserta dari 50 gereja mengikuti kegiatan Pembinaan Parhalado dan Fungsionaris HKBP se-Distrik XXXII Lampung Tahun 2026 yang digelar di Gereja HKBP Kedaton Resort Kedaton, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan besar Tahun Transformasi HKBP 2026, dengan menghadirkan ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST sebagai pembicara utama. Turut hadir Praeses HKBP Distrik XXXII Lampung Pdt. Mauli H. Aritonang, S.Th, serta para pendeta, full timer, dan fungsionaris gereja se-Lampung.

Sejak pagi hari, antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat pelayanan dan kerinduan untuk terus bertumbuh dalam iman di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua umum Panitia acara, Dr. Donald Haris Sihotang, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting dalam perjalanan gereja.

“Transformasi bukan hanya tentang perubahan program, tetapi juga tentang perubahan cara berpikir, cara melayani, dan cara menghadirkan iman di tengah kehidupan jemaat,” ujarnya.

Menurutnya, iman tidak cukup hanya diajarkan di gereja, tetapi harus ditanamkan dalam keluarga sebagai fondasi utama kehidupan rohani.

Mengusung tema “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” (Ulangan 6:4–9), ia menekankan bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama dalam membentuk iman.

Lebih lanjut, Donald menyampaikan bahwa peran parhalado dan fungsionaris sangat strategis, tidak hanya sebagai pelayan gereja, tetapi juga sebagai pembimbing iman, teladan kehidupan, dan penggerak pelayanan di tengah masyarakat.

Di era digital saat ini, lanjutnya, tantangan pelayanan semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan pelayan gereja yang lebih adaptif, kreatif, dan relevan agar gereja tetap hidup dan berdampak nyata.

Kegiatan pembinaan berlangsung sejak pagi hingga sore. Acara diawali dengan registrasi dan welcome drink pukul 08.00 WIB, dilanjutkan ibadah pembukaan pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, peserta mengikuti ceramah Praeses, coffee break, serta laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia.

Puncak kegiatan berlangsung pada sesi ceramah Ephorus HKBP yang dimulai pukul 10.55 WIB, yang memberikan penguatan spiritual sekaligus arah strategis pelayanan gereja ke depan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi, makan siang, foto bersama tiap resort, hingga penyampaian informasi Tahun Pelayanan 2026, sebelum akhirnya ditutup dengan ibadah penutupan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh parhalado dan fungsionaris HKBP semakin memperkuat iman, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mampu menghadirkan gereja yang hidup di tengah keluarga dan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen HKBP untuk terus bertransformasi dan hadir sebagai bagian dari solusi di tengah berbagai tantangan kehidupan umat.

"Kiranya Tuhan memberkati setiap langkah pelayanan kita,” tutup Donald. (*)