• Senin, 30 Maret 2026

54 Kecelakaan Terjadi Selama Ops Ketupat 2026 di Lampung, 13 Orang Tewas

Senin, 30 Maret 2026 - 13.45 WIB
11

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo. Foto: Dok.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 54 kecelakaan lalu lintas terjadi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Provinsi Lampung pada periode 13 hingga 25 Maret 2026.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, dari total kecelakaan tersebut tercatat 13 orang meninggal dunia, 57 orang luka berat, dan 45 orang luka ringan, dengan total kerugian material mencapai Rp 407.600.000.

"Berdasarkan data yang bersumber dari Polda Lampung dari tanggal 13 sampai 25 Maret, ada 54 kecelakaan dan 13 korban meninggal dunia," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, saat dimintai keterangan, Senin (30/3/2026).

Rincian data menunjukkan, wilayah Polresta Bandar Lampung mencatat 1 kejadian kecelakaan dengan 1 korban luka berat dan 1 luka ringan serta kerugian material sebesar Rp 2.000.000.

Polres Lampung Selatan mencatat jumlah tertinggi bersama Lampung Tengah dengan 14 kejadian kecelakaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 2 korban meninggal dunia, 14 luka berat, dan 18 luka ringan dengan kerugian material sebesar Rp 78.000.000.

"Sementara itu, Polres Metro tidak mencatat adanya kejadian kecelakaan selama periode Operasi Ketupat Krakatau 2026," kata dia.

Polres Lampung Tengah mencatat 14 kejadian kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi yakni 8 orang, serta 17 korban luka berat dan 7 luka ringan. Kerugian material di wilayah ini mencapai Rp 93.200.000.

Polres Lampung Utara mencatat 3 kejadian kecelakaan dengan 4 korban luka berat dan kerugian material sebesar Rp 6.800.000.

Polres Lampung Barat mencatat 1 kejadian kecelakaan dengan 1 korban luka berat dan kerugian material Rp 500.000.

"Polres Tulang Bawang mencatat 3 kejadian kecelakaan dengan 2 korban luka berat dan 1 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 8.000.000," sambungnya.

Polres Tanggamus mencatat 2 kejadian kecelakaan dengan 2 korban luka berat dan 1 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 1.000.000.

Polres Lampung Timur mencatat 6 kejadian kecelakaan dengan 6 korban luka berat dan 8 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 17.000.000.

Polres Way Kanan mencatat 1 kejadian kecelakaan dengan 3 korban luka berat dan 1 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 5.000.000.

"Polres Mesuji mencatat 1 kejadian kecelakaan dengan 2 korban luka ringan dan kerugian material sebesar Rp 20.000.000," kata dia.

Polres Pesawaran tidak mencatat adanya kejadian kecelakaan selama periode tersebut.

Polres Pringsewu mencatat 2 kejadian kecelakaan dengan 2 korban luka berat dan 2 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 600.000.

Polres Tulang Bawang Barat mencatat 3 kejadian kecelakaan dengan 1 korban meninggal dunia, 3 luka berat dan 2 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 7.000.000.

"Polres Pesisir Barat mencatat 3 kejadian kecelakaan dengan 2 korban meninggal dunia, 3 luka berat dan 4 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp 8.500.000," tutupnya.

Secara keseluruhan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Provinsi Lampung tercatat 54 kejadian kecelakaan, 13 korban meninggal dunia, 57 luka berat, 45 luka ringan, serta total kerugian material mencapai Rp 407.600.000. (*)