Rumah Warga Tugu Mulya Hangus Dilalap Api, Bupati Parosil Turun Tangan
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meninjau langsung rumah warga yang ludes kebakaran. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik
warga bernama Lihun di Pemangku Cilta Gara, Pekon Tugu Mulya, Kecamatan Kebun
Tebu, Lampung Barat, pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 04.20 WIB. Peristiwa
tersebut menyebabkan bangunan rumah mengalami kerusakan parah.
Api diduga dengan cepat membesar saat sebagian warga masih beristirahat
menjelang waktu subuh. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap sebagian besar
bangunan rumah sehingga sulit dikendalikan oleh warga sekitar.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu berupaya memberikan pertolongan
dengan alat seadanya. Namun, besarnya api membuat proses pemadaman tidak berjalan
maksimal hingga akhirnya bangunan rumah mengalami kerusakan berat.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian,
kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bagian rumah
hangus terbakar.
Peristiwa kebakaran ini terjadi di tengah momen Hari Raya Idulfitri,
sehingga menambah duka bagi korban yang harus kehilangan tempat tinggal dalam
suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan.
Mengetahui kejadian tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bergerak
cepat dengan turun langsung ke lokasi kejadian beberapa jam setelah kebakaran
terjadi. Kehadiran orang nomor satu di Lampung Barat itu untuk memastikan
kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moral kepada Lihun dan keluarga
yang terdampak musibah.
Di lokasi kejadian, Parosil Mabsus melihat langsung kondisi rumah yang
hangus terbakar serta berdialog dengan korban dan warga sekitar guna mengetahui
kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk kepedulian
terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, terlebih kejadian tersebut
berlangsung pada momentum hari besar keagamaan.
“Langkah cepat ini menjadi bukti respons tanggap pemerintah daerah dalam
memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, terutama dalam situasi
bencana yang terjadi secara tiba-tiba,” ujarnya.
Parosil juga menyampaikan rasa simpati dan keprihatinannya atas musibah
yang menimpa keluarga Lihun. Ia berharap korban dapat diberikan ketabahan dalam
menghadapi cobaan tersebut. “Atas nama pemerintah kami turut prihatin atas
terjadinya musibah kebakaran ini,” kata dia saat menyemangati korban di lokasi
kejadian.
Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah
masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat, agar warga yang terdampak
dapat segera bangkit. Dalam kesempatan tersebut, Parosil juga mengingatkan
masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang
disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.
Ia mengimbau warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman,
terlebih saat ditinggalkan, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di
kemudian hari. (*)
Berita Lainnya
-
Krisis Air Berlarut, Warga Tanjung Raya Lampung Barat Ultimatum Perumda Limau Kunci
Kamis, 26 Maret 2026 -
Bupati Lampung Barat Soroti Etika Perayaan Sekura, Tegur Kostum Vulgar dan Aksi Minta Uang
Kamis, 26 Maret 2026 -
Air Tak Mengalir Hampir Sebulan, Warga Tanjung Raya Geruduk Kantor Perumda Limau Kunci
Kamis, 26 Maret 2026 -
Korban Tenggelam di Pantai Krui Dipulangkan, Pemkab Lambar Berikan Fasilitas Penjemputan
Rabu, 25 Maret 2026








