Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Turun Tajam, Angkutan Logistik Meningkat
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Turun Tajam, Angkutan Logistik Meningkat. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pergerakan arus balik Lebaran dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan penunjang lainnya pada H+4, Kamis (26/3/2026), tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Posko Bakauheni, penurunan terjadi pada jumlah penumpang dan kendaraan, meski angkutan logistik seperti truk dan bus justru meningkat.
Pada periode 24 jam tersebut, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 103.325 orang, turun 20,3 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah kendaraan juga tercatat sebanyak 26.891 unit atau turun 25,2 persen.
Penurunan paling terlihat pada kendaraan roda dua yang hanya mencapai 10.366 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 13.541 unit. Sebaliknya, jumlah truk meningkat menjadi 2.288 unit dan bus 696 unit, menunjukkan aktivitas distribusi barang dan mobilisasi penumpang tetap berjalan.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4, total penumpang yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 936.670 orang atau naik 12,6 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara total kendaraan tercatat 255.480 unit atau meningkat 17,2 persen.
Di sisi lain, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H+4 mencatat 53.848 penumpang atau naik 4 persen. Total kendaraan yang menyeberang sebanyak 10.945 unit atau meningkat 5,2 persen.
Kenaikan juga terlihat pada angkutan logistik, dengan jumlah truk mencapai 1.780 unit dan bus 658 unit. Secara kumulatif H-10 hingga H+4, total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.149.410 orang dan kendaraan sebanyak 295.291 unit, keduanya mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski arus balik mulai melandai, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih terpantau ramai dan berjalan lancar dengan dukungan armada serta pengaturan operasional yang terus dioptimalkan. (*)
Berita Lainnya
-
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026 -
Gara-gara Utang 210 Juta, Ibu di Natar Laporkan Anak Kandung ke Polisi
Kamis, 04 Juni 2026 -
Dua Pemuda Bobol Warung di Desa Rangai Tri Tunggal Lampung Selatan, Gasak Uang 4 Juta dan Puluhan Rokok
Kamis, 04 Juni 2026








