• Jumat, 27 Maret 2026

327.646 Pemudik Menyeberang dari Sumatera ke Jawa, Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi 28-29 Maret

Jumat, 27 Maret 2026 - 08.19 WIB
21

Antrian kendaraan yang akan memasuki kapal di Pelabuhan Bakauheni. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 327.646 pemudik telah kembali ke Pulau Jawa dari Pulau Sumatera selama arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo, mengatakan berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, secara akumulatif sejak 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 327.646 orang penumpang telah kembali ke Pulau Jawa dari Pulau Sumatera.

Heru menjelaskan, angka itu mencapai 36,4 persen dibandingkan total penumpang saat arus mudik (H-10 hingga H) yang mencapai 898.864 orang.

Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali dari Sumatera ke Jawa mencapai 89.389 unit atau sekitar 37 persen dibandingkan total kendaraan saat arus mudik yang tercatat sebanyak 239.920 unit.

"Data ini menunjukkan arus balik masih akan terus bergerak dan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan," kata Heru, Rabu (25/3/2026).

Ia menuturkan, pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca libur Lebaran.

Heru mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan arus balik serta mengoptimalkan seluruh aspek layanan.

Menurutnya, seiring dengan mulai terbentuknya trafik arus balik, pihaknya memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan lancar, baik dari sisi kesiapan armada maupun pelayanan kepada pengguna jasa.

"Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pergerakan penumpang dan kendaraan tetap terkendali,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, PT ASDP telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari pengoperasian kapal yang disesuaikan dengan skema kepadatan, kesiapan contingency plan melalui penyediaan tugboat dan teknisi siaga 24 jam, hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat waktu layanan saat kondisi padat.

Tidak hanya berfokus pada kelancaran operasional, ASDP juga menghadirkan kenyamanan tambahan bagi pengguna jasa di pelabuhan.

Corporate Secretary PT ASDP, Windy Andale, menambahkan berbagai fasilitas telah disiapkan, mulai dari tenant makanan dan minuman, pusat oleh-oleh, ruang berpendingin, kursi pijat, sofa, vending machine, hingga area bermain anak.

"Anak-anak dapat bermain games, aktivitas mewarnai gambar, bernyanyi, mendengarkan dongeng, serta mendapatkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kami,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pada periode H+2 Lebaran (24 Maret 2026), pergerakan dari Sumatera ke Jawa tercatat mencapai 128.821 orang atau naik 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan total kendaraan mencapai 36.499 unit atau naik 63 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) terus mengawal pergerakan kendaraan selama Operasi Ketupat 2026.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan.

Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari.

Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus.
Dirlantas Polda Lampung, Kombes Pol N. Dedy Arifianto, mengatakan kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan.
Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. “Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya.

Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan.

“Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya.

Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik. “Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Polda Lampung memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu (28-29 Maret 2026).

Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal. (*)

Berita ini telah terbit di SKH Kupas Tuntas edisi Jumat 27 Maret 2026 dengan judul "327.646 Pemudik Menyeberang dari Sumatera ke Jawa"