• Selasa, 17 Maret 2026

RSUD Abdul Moeloek Layani Ribuan Pasien Kanker Sepanjang 2025

Selasa, 17 Maret 2026 - 14.52 WIB
19

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat kegiatan bakti sosial di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) layani ribuan pasien kanker sepanjang tahun 2025, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi.

Direktur RSUDAM, dr. Imam Al Ghozali menyampaikan, sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar dia saat kegiatan bakti sosial bertajuk 'Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026' di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

Kegiatan bakti sosial yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, dalam sambutannya menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya. (*)