Hujan Deras Picu Banjir di BNS, Enam Rumah Warga Terdampak, Satu Rusak Parah
Seorang warga Bambang saat memberikan keterangan terkait banjir yang menghantam desanya. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), bencana banjir terjadi di Dusun Bumi Jaya, Desa Bumi Hantatai, Kabupaten Lampung Barat, dan merendam permukiman warga setempat.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada sore hari, menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke area pemukiman. Warga yang tidak menduga datangnya banjir dibuat panik saat air tiba-tiba naik.
Salah seorang warga setempat Bambang mengatakan banjir mulai menggenangi rumahnya pada sore hari saat hujan belum juga reda. Ia mengaku air datang dengan cepat sehingga tidak banyak barang yang bisa diselamatkan.
“Airnya naik cepat sekali, tidak sampai satu jam sudah masuk ke dalam rumah. Kami hanya sempat menyelamatkan barang seadanya,” ujarnya saat diminta keterangan melalui sambungan telpon, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga lumpuh dan sejumlah perabotan rumah tangga terendam, bahkan ada yang hanyut terbawa arus.
Ia juga mengungkapkan hal serupa. Ia menyebut hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat saluran air tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat. “Biasanya tidak separah ini alat dapur banyak yang basah bahkan hanyut," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya enam rumah warga terdampak banjir.
Dari jumlah itu, satu rumah mengalami kerusakan berat karena tidak mampu menahan derasnya arus air yang menghantam rumah warga.
Warga menjelaskan bahwa rumah yang rusak berat berada di lokasi yang lebih rendah, sehingga menjadi titik pertama yang terkena luapan air. Struktur bangunan mengalami kerusakan cukup parah dan sementara tidak bisa dihuni.
Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan akses jalan di lingkungan setempat sempat terganggu. Genangan air dan lumpur membuat aktivitas warga menjadi terhambat.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu penanganan pascabencana. Mereka juga menginginkan solusi jangka panjang agar banjir serupa tidak kembali terjadi. “Kami berharap ada bantuan dan juga perbaikan saluran air, supaya kalau hujan deras tidak banjir lagi seperti ini,” kata dia.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit bagi warga terdampak. Mereka berharap ada perhatian serius dari berbagai pihak termasuk pemerintah daerah.
Peristiwa banjir di Dusun Bumi Jaya ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang rawan terdampak luapan air saat hujan deras berlangsung lama. (*)
Berita Lainnya
-
Besok BPBD Turunkan Tim Tangani Banjir di Bumi Hantatai Lambar
Selasa, 17 Maret 2026 -
Mistiana Minta BPBD dan Dinsos Segera Beri Bantuan Korban Banjir
Selasa, 17 Maret 2026 -
Dampak Banjir Bandang di BNS Meluas, Rendam Puluhan Rumah dan Hanyutkan Ternak Warga
Selasa, 17 Maret 2026 -
Pemkab Lambar Pastikan THR ASN 2026 Tersalurkan 100 Persen, Total Rp 21,3 Miliar
Selasa, 17 Maret 2026








