• Rabu, 11 Maret 2026

Lampung-Banten Serius Bidik Tuan Rumah PON 2032, Pembangunan Sport Center Kembali Dibahas

Rabu, 11 Maret 2026 - 18.31 WIB
14

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Lampung, Mulyadi Irsan, saat dimintai keterangan, Rabu (11/3/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Provinsi Banten.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menyiapkan pembangunan kawasan Sport Center di atas lahan seluas lebih dari 170 hektare yang berlokasi di Exit Tol Kota Baru.

Sport Center tersebut dirancang pada masa kepemimpinan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim. Dimana pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian PU dan investor.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Lampung menyampaikan, saat ini proses penyiapan lahan terus berjalan dan mendapat dukungan dari Kementerian ATR/BPN.

Ia menjelaskan, lahan yang direncanakan untuk pembangunan Sport Center tersebut tengah diproses agar berstatus clear and clean sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas olahraga yang akan menunjang penyelenggaraan PON 2032.

"Semua sudah berproses dan alhamdulillah didukung oleh Kanwil BPN dan ATR. Kita harapkan nanti ketika lahan ini sudah clear and clean, Pemprov bisa segera mengoptimalkan untuk persiapan PON 2032," ujarnya saat dimintai keterangan, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, proses pembebasan lahan akan dilaksanakan oleh pihak Kanwil BPN dengan melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk melakukan penilaian harga lahan di lapangan.

Menurutnya, tahapan sosialisasi hingga konsultasi publik sudah dilakukan sehingga diharapkan tidak ada kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut.

"Untuk pembebasan lahan nanti Kanwil BPN yang mengeksekusi. Kanwil menggunakan KJPP untuk melakukan appraisal di lapangan. Konsultasi publik juga sudah dilakukan, sosialisasi juga sudah, jadi saya pikir tidak ada kendala. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, terkait pembiayaan pembangunan Sport Center, Pemprov Lampung masih mengkaji berbagai skema pendanaan yang paling efektif.

Pendanaan tersebut bisa berasal dari dukungan pemerintah pusat maupun melalui kerja sama dengan investor.

"Kita sedang mencari skema pembiayaan yang paling efektif. Bisa dari dukungan pemerintah pusat, bisa juga dengan investor," tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung Meiry Harika Sari mengatakan, Pemprov Lampung telah mulai melakukan berbagai persiapan administratif untuk mendukung pencalonan sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Banten.

Menurutnya, pembagian cabang olahraga nantinya akan disepakati bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Banten.

"Saat ini kita sudah mulai merancang dan mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan PON tahun 2032 bersama Banten. Untuk fasilitasnya tentu nanti terbagi antara Lampung dan Banten, termasuk cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingkan, itu tergantung kesepakatan bersama," jelas Meiry.

Ia menambahkan, pembangunan Sport Center menjadi salah satu prioritas untuk mendukung pelaksanaan PON. Saat ini pemerintah daerah tengah melengkapi berbagai dokumen administrasi dan perencanaan.

"Untuk Sport Center kita sedang mempersiapkan pemenuhan persyaratan, mulai dari dokumen DPPT, kesiapan lahan, hingga master plan. Prosesnya sudah berjalan, tinggal sedikit lagi melengkapi administrasi," katanya.

Pada tahun ini, Pemprov Lampung juga mulai melaksanakan proses appraisal lahan serta tahapan BOPP yang telah dialokasikan dalam anggaran.

"Untuk pembebasan lahan tentu kita harus menyelesaikan tahapan-tahapannya, termasuk appraisal dan BOPP bersama BPN setelah seluruh persyaratan administrasi dilengkapi," tambahnya.

Sementara itu, langkah pencalonan Lampung dan Banten sebagai tuan rumah bersama PON XXIII tahun 2032 juga telah memasuki tahap penting.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menerima langsung dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah PON 2032 di Ruang Rapat Lukman Niode, Kantor KONI Pusat, Selasa (10/3/2026).

Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum KONI Banten Kombes Pol (Purn) Agus Rasyid dan Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat.

Penyerahan dokumen ini menjadi langkah awal yang menandai keseriusan kedua provinsi dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama PON XXIII tahun 2032. (*)