• Selasa, 10 Maret 2026

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pasar Liwa Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 12.06 WIB
30

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus ikut membagikan sembako kepada warga yang hadir di Gerakan Pangan Murah di Pasar Liwa. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Lampung Barat bersama Polres Lampung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (10/3/2026). Kegiatan dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Gerakan ini juga bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadhan serta mengantisipasi lonjakan harga.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah disambut antusias masyarakat yang memadati area Pasar Liwa sejak pagi. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman melalui Kasat Reskrim Iptu Rudy Prawira mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi di daerah. Pemerintah dan kepolisian berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman serta harga tetap stabil selama periode Ramadan.

Menurut Rudy, operasi pasar murah ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya. Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Operasi pasar murah ini tujuannya sebagai antisipasi kemungkinan kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri. Kita hadir untuk meringankan kebutuhan masyarakat,” kata Rudy saat menyampaikan arahan di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dan kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Selain membantu masyarakat secara langsung, gerakan pangan murah juga diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di wilayah Lampung Barat.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Hal ini dilakukan agar masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga, dapat membeli bahan pangan dengan harga yang lebih hemat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan bahan pokok di pasar. Dengan adanya intervensi melalui gerakan pangan murah, pemerintah berharap lonjakan harga dapat ditekan.

Rudy menambahkan, Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya dilaksanakan di Pasar Liwa. Ke depan, pihaknya berencana menggelar kegiatan serupa di sejumlah kecamatan lain yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Barat. “Untuk yang pertama kita lakukan di Pasar Liwa, kemungkinan di tempat-tempat lain akan kita adakan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan program Gerakan Pangan Murah merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto serta Mabes Polri. Program tersebut menjadi bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas harga pangan di berbagai daerah.

Menurut Parosil, pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Meski demikian, Parosil mengakui bahwa Gerakan Pangan Murah bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi persoalan harga pangan. Pasalnya, jumlah pasokan yang tersedia dalam kegiatan tersebut masih terbatas.

Ia menilai kegiatan ini setidaknya dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang hari raya. “Kegiatan ini mudah-mudahan akan membantu kebutuhan ibu-ibu dalam mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya. (*)