• Selasa, 10 Maret 2026

Pesantren Kilat Ramadhan Digelar Serentak di 492 SMA/SMK se-Lampung

Selasa, 10 Maret 2026 - 13.59 WIB
18

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, membuka langsung pesantren kilat di SMAN 14 Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan yang diikuti ratusan sekolah tingkat SMA dan SMK di seluruh wilayah Lampung.

Kegiatan tersebut resmi diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, yang berlokasi di SMAN 14 Bandar Lampung, pada Selasa (10/3/2026).

Program yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Maret 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter serta nilai-nilai keagamaan di kalangan pelajar.

Thomas Amirico, mengatakan bahwa pesantren kilat tidak hanya menjadi agenda rutin selama bulan suci Ramadhan, tetapi juga merupakan gerakan bersama untuk membangun karakter generasi muda.

Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, serta kebiasaan beribadah kepada para pelajar.

"Pesantren kilat ini kita dorong menjadi gerakan bersama antara sekolah, siswa, dan keluarga dalam membangun karakter generasi muda," ujar Thomas.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kegiatan tersebut diikuti oleh 492 sekolah tingkat SMA dan SMK yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Selama pelaksanaan program, kegiatan pesantren kilat dilaksanakan dengan pola berbeda antara siswa putra dan putri.

"Untuk siswa putri, kegiatan berlangsung di sekolah mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Sementara itu, siswa putra mengikuti kegiatan dengan sistem menginap (mabit) selama rangkaian kegiatan berlangsung," kata dia.

Berbagai aktivitas keagamaan disiapkan dalam program ini, di antaranya tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, pembinaan akhlak, serta penguatan karakter siswa.

"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Pihaknya juga mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mengawasi dan membimbing aktivitas ibadah anak selama bulan Ramadhan, sehingga nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan pesantren kilat dapat terus diterapkan di lingkungan keluarga.

"Harapannya program Pesantren Kilat Ramadhan dapat menjadi gerakan pendidikan karakter yang berkelanjutan serta memperkuat pembentukan generasi muda Lampung yang religius dan berakhlak baik," tutupnya. (*)