• Selasa, 10 Maret 2026

Pemprov Lampung Distribusi 15 Ribu Vaksin Campak ke Kabupaten/Kota

Selasa, 10 Maret 2026 - 12.20 WIB
19

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat dimintai keterangan, Selasa (9/3/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat distribusi vaksin campak ke kabupaten/kota setelah menerima tambahan pasokan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 15.000 vial (botol).

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengatakan vaksin tersebut telah diterima dan pada hari yang sama segera disalurkan ke daerah yang membutuhkan.

"Alhamdulillah dari Kementerian Kesehatan sudah turun 15.000 vial vaksin campak dan hari ini segera kita distribusikan juga ke kabupaten/kota yang memang hari ini ada kekosongan," ujar Jihan saat dimintai keterangan, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, dari 15 kabupaten/kota di Lampung, kondisi ketersediaan vaksin tidak sama. Sebagian daerah masih memiliki stok yang cukup, namun ada juga yang membutuhkan tambahan pasokan secara cepat.

"Dari 15 kabupaten/kota ada yang masih cukup, ada yang memang membutuhkan untuk distribusi segera. Nanti kita data. Bandar Lampung kayaknya perlu segera di-support untuk distribusi," katanya.

Jihan menjelaskan, data cakupan imunisasi di masing-masing daerah berada di Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

Pemerintah daerah juga diminta segera melaporkan kondisi capaian imunisasi, terutama karena masih ada wilayah yang belum memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ia mengakui, salah satu penyebab belum optimalnya cakupan imunisasi di beberapa daerah adalah keterbatasan ketersediaan vaksin dalam beberapa waktu terakhir.

"Untuk cakupan imunisasi di kabupaten/kota, datanya ada di Dinas Kesehatan masing-masing. Nanti mereka juga akan segera melaporkan, memang dari SPM ada yang cakupannya kurang karena ketersediaan vaksinnya yang sebelumnya tidak ada di bawah," jelasnya.

Selain mempercepat distribusi vaksin, Pemprov Lampung juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak, terutama pada anak-anak.

Jihan meminta para orang tua dan pihak sekolah untuk memberikan perhatian khusus terhadap gejala campak karena tingkat penularannya sangat tinggi.

"Untuk masyarakat, terutama di sekolah-sekolah dan para orang tua, agar memberikan perhatian khusus terhadap campak atau measles ini karena penularannya sangat tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan, apabila anak mengalami gejala seperti demam disertai ruam pada kulit, masyarakat diminta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar dapat ditangani lebih cepat.

"Kalau anak sudah menunjukkan indikasi demam kemudian ada ruam-ruam, segera dikonsultasikan ke tenaga kesehatan," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kebutuhan vaksin campak atau MR untuk bayi dan baduta di Provinsi Lampung setiap bulan mencapai sekitar 64.068 dosis atau setara 6.407 vial.

Sementara secara keseluruhan, kebutuhan vaksin campak di Provinsi Lampung selama tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 76.881 vial atau 768.813 dosis. (*)