• Selasa, 10 Maret 2026

Bulog Lampung Jamin Stok Beras Aman, Cadangan Capai 177.856 Ton

Selasa, 10 Maret 2026 - 10.59 WIB
20

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra. Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra, mengatakan hingga saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG di wilayah Lampung berada pada level yang sangat aman.

"Per hari ini stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikuasai Perum BULOG Kanwil Lampung mencapai 177.856 ton," kata Rindo Safutra saat dimintai keterangan, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, jumlah stok tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani dalam negeri yang saat ini masih berlangsung di berbagai daerah.

Menurutnya, BULOG terus mengoptimalkan penyerapan hasil produksi petani sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan cadangan pangan pemerintah sekaligus mendukung stabilitas harga di tingkat petani.

"Kami juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi distribusi minyak goreng rakyat untuk BULOG," tuturnya.

Melalui kebijakan tersebut, BULOG mendapatkan alokasi sekitar 46 juta liter minyak goreng merek Minyakita setiap bulan untuk membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng bagi masyarakat tetap aman dan terjamin hingga akhir tahun.

"Ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau dalam kondisi yang mencukupi. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan masih terkendali di pasaran," kata dia.

Sehubungan dengan hal itu, masyarakat kembali diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

BULOG bersama pemerintah, lanjut Rindo, akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

"Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan di berbagai daerah," tutupnya. (*)