• Rabu, 11 Maret 2026

Bocah 12 Tahun Tewas Terbawa Arus di Sungai Kali Balok Bandar Lampung

Selasa, 10 Maret 2026 - 23.38 WIB
13

Petugas saat mengevaluasi bocah tenggelam di sungai Kali Balok, Bandar Lampung. Foto: Ist.

Sri

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Seorang bocah berusia 12 tahun bernama M Dafi Prayoga ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kali Balok, Jalan Balok RT 26 LK 01, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026).

‎Korban merupakan warga Jalan Gatot Subroto Gang Jarum RT 13, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras.

‎Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban sedang memancing ikan di sekitar sungai bersama teman-temannya.

‎Sekitar pukul 13.30 WIB, korban bersama rekannya sempat berenang di sungai tersebut. Namun nahas, saat berenang korban diduga terbawa arus sungai yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam.

‎Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, serta Satpol PP langsung melakukan pencarian.

‎Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar 250 meter dari lokasi awal kejadian.

‎Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 17.08 WIB, kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka.

‎Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang turut melayat ke rumah duka menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut.

‎Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, terutama saat bermain di sekitar sungai pada musim hujan.

‎“Sungai Kali Balok ini luas sekali. Bunda berpesan kepada orang tua agar menjaga anak-anaknya. Kalau lagi musim hujan tolong diperhatikan, dipantau anak-anak yang bermain di kali atau sungai,” kata Eva.

‎Eva berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di Kota Bandar Lampung.

‎“Semoga ke depan tidak lagi terjadi anak hanyut atau terpeleset di sungai, kali maupun laut. Satgas juga terus memperhatikan kondisi sungai yang ada di Bandar Lampung,” pungkasnya. (*)