Perkuat Basis Partai, Parosil Lantik 332 Pengurus Ranting PDI Perjuangan di Lampung Barat
Pengukuhan 332 pengurus ranting DPC PDI Perjuangan di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (7/3/2026). Foto: Echa/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengukuhkan sebanyak 332 pengurus ranting dari empat kecamatan dalam agenda konsolidasi partai yang digelar di kediamannya di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat paling bawah.
Pengukuhan pengurus ranting tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat soliditas kader partai di tengah momentum bulan Ramadan.
Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pembentukan kepengurusan partai hingga tingkat anak ranting di seluruh wilayah Lampung Barat.
Agenda pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat perjuangan dengan dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), mulai dari sekretaris, bendahara, para wakil ketua, hingga pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari sejumlah kecamatan di wilayah tersebut.
Sebanyak 332 pengurus ranting yang dikukuhkan berasal dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Sumber Jaya sebanyak 65 orang, Kecamatan Kebun Tebu sebanyak 101 orang, Kecamatan Gedung Surian sebanyak 65 orang, serta Kecamatan Air Hitam sebanyak 101 orang.
Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menegaskan bahwa kegiatan partai yang tetap dilaksanakan di tengah bulan Ramadan menunjukkan kuatnya komitmen kader dalam menjalankan perjuangan politik.
Menurutnya, bulan suci bukan menjadi alasan untuk mengurangi aktivitas organisasi.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan partai yang digelar di tengah ibadah puasa juga mencerminkan bahwa PDI Perjuangan tetap menjunjung tinggi nilai religius dan spiritualitas dalam menjalankan aktivitas politik.
“Momentum Ramadan ini kita isi dengan kegiatan partai. Ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan memiliki nilai religius dan spiritualitas yang berjalan. Bukan berarti karena bulan Ramadan lalu kita hanya tidur, tetapi kita masih memikirkan partai, bangsa, dan negara,” ujar Parosil.
Parosil menegaskan bahwa syarat utama bagi seseorang untuk menjadi pengurus partai adalah memiliki ideologi serta kecintaan terhadap organisasi. Tanpa komitmen tersebut, menurutnya, kader tidak akan mampu menjalankan tanggung jawab dalam struktur partai.
“Untuk apa menjadi pengurus partai kalau tidak punya kecintaan terhadap PDI Perjuangan. Kalau tidak punya, lebih baik segera meninggalkan partai,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para kader yang tetap meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut meskipun sedang menjalankan ibadah puasa dan memiliki aktivitas pekerjaan sehari-hari, mulai dari bertani, berdagang hingga bekerja di berbagai sektor.
Menurutnya, kehadiran para kader dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen dan tanggung jawab terhadap perjuangan partai serta menunjukkan militansi kader yang tetap terjaga di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan itu, Parosil juga menyoroti meningkatnya keterlibatan perempuan dalam struktur kepengurusan partai. Ia menilai kehadiran kader perempuan menjadi kekuatan baru yang dapat memperkuat organisasi ke depan.
“Yang membuat saya bangga hari ini adalah hadirnya perempuan-perempuan yang cerdas dan berani. Tidak mudah mengajak mereka masuk struktur partai, tetapi hari ini mereka sudah berada di tengah-tengah PDI Perjuangan,” katanya.
Ia mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kebersamaan serta menghormati kehadiran kader perempuan dalam organisasi, sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam memperkuat perjuangan partai di masyarakat.
Selain penguatan struktur ranting, DPC PDI Perjuangan Lampung Barat juga menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat anak ranting sebagai bagian dari strategi memperkokoh basis partai di tingkat paling bawah.
“PAC sudah selesai, ranting sudah selesai, tinggal anak ranting. Segera dibentuk, karena nanti juga akan dilakukan pelantikan anak ranting,” kata Parosil.
Menurutnya, pembentukan struktur partai hingga tingkat anak ranting menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, mulai dari pemilihan legislatif, pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, hingga pemilihan peratin di tingkat pekon.
Selain itu, dalam waktu dekat DPC PDI Perjuangan Lampung Barat juga akan melakukan evaluasi terhadap perolehan suara pada Pemilu 2024, baik pada pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
Sebagai Bupati Lampung Barat dua periode, Parosil juga meminta para pengurus ranting untuk berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, terutama dalam menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di tingkat bawah.
“Jika ada persoalan di bawah, sampaikan melalui ketua masing-masing. Entah itu masalah jalan, jembatan, masjid, sekolah, atau persoalan lainnya. Pengurus ranting harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan dikukuhkannya ratusan pengurus ranting tersebut, mesin politik PDI Perjuangan di Kabupaten Lampung Barat diharapkan semakin solid dan mampu memperkuat basis partai hingga tingkat akar rumput dalam menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang. (*)
Berita Lainnya
-
Putra Asal Lampung Barat Juara MTQ Internasional
Sabtu, 07 Maret 2026 -
PLN Dorong Disiplin Pembayaran, Dishub Lampung Barat Terima Penghargaan
Jumat, 06 Maret 2026 -
Lampung Barat Pastikan Ketersediaan Pangan Aman, Ini Rinciannya
Jumat, 06 Maret 2026 -
KABAR BAIK, Ada Operasi Pasar Gas 3 Kg di Balik Bukit Lampung Barat Siang Ini
Jumat, 06 Maret 2026









