Hujan Deras Picu Banjir di Jati Agung, Ratusan Rumah Terendam dan Seorang Anak Hanyut di Tanjung Bintang
Banjir di sejumlah wilayah Lampung Selatan. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Selain di Bandar Lampung, hujan deras yang mengguyur pada Jum'at (6/3/2026) sore mengakibatkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.
Selain banjir, peristiwa ini juga menyebabkan seorang anak dilaporkan hanyut terbawa arus di Kecamatan Tanjung Bintang.
"Selain Bandar Lampung, banjir juga terjadi di Lampung Selatan. Ada satu korban jiwa yang saat ini masih dalam pencarian," kata Analis Bencana BPBD Lampung, Wahyu Hidayat, saat dimintai keterangan, Sabtu (7/3/2026).
Berdasarkan laporan sementara BPBD Lampung Selatan, kejadian banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur wilayah tersebut.
Beberapa desa yang terdampak banjir di Kecamatan Jati Agung di antaranya Desa Way Huwi, Desa Karang Sari, Desa Gedung Harapan, Desa Karang Anyar, dan Desa Marga Agung.
Di Desa Way Huwi, banjir merendam sekitar 90 rumah yang berada di kawasan Perumahan Pemda Lampung. Sementara di Desa Karang Sari, genangan air merendam sekitar 105 rumah di Perumahan Alfa Residen serta 99 rumah di Perumahan Fanis.
Kemudian di Desa Gedung Harapan, sekitar 50 rumah di kawasan Perumahan Diamond turut terdampak banjir.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Karang Anyar, di mana sekitar 50 rumah di Perumahan Pertama Asri terendam air. Selain itu, di Desa Marga Agung dilaporkan sekitar 50 rumah warga juga terdampak banjir.
BPBD menyebutkan, banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas cukup deras yang terjadi dalam waktu relatif singkat sehingga menyebabkan air meluap dan menggenangi kawasan permukiman warga.
Selain banjir, peristiwa lain juga terjadi di Desa Kali Asin Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang. Seorang anak bernama Diki dilaporkan hanyut terbawa arus saat hujan deras terjadi.
Wahyu mengatakan BPBD langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta membantu proses evakuasi.
"Tim TRC BPBD Lampung Selatan dari regu piket langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu evakuasi warga yang terdampak banjir," kata Wahyu. (*)
Berita Lainnya
-
Puasa Ramadan: Pendidikan Spiritual dan Tanggung Jawab Kemanusiaan di Tengah Konflik Dunia, Oleh: Koderi
Sabtu, 07 Maret 2026 -
Banjir Kembali Landa Bandar Lampung, WALHI: Alarm Keras Buruknya Tata Kelola Kota
Sabtu, 07 Maret 2026 -
Banjir Rendam 38 Titik di Bandar Lampung, Kostiana Desak Pemkot Benahi Drainase
Jumat, 06 Maret 2026 -
Eva Dwiana Tinjau dan Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir
Jumat, 06 Maret 2026









