• Sabtu, 07 Maret 2026

Banjir Bandar Lampung: Bocah 10 Tahun Tewas Terbawa Arus

Sabtu, 07 Maret 2026 - 12.50 WIB
49

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Seorang bocah berusia 10 tahun hanyut terbawa arus saat mandi hujan di kawasan Jalan Indra Bangsawan, Gang A. Hamid, Kelurahan Rajabasa Induk, Kota Bandar Lampung.

Korban berinisial S ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 08.15 WIB. Penemuan tersebut terjadi setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama dua hari di sepanjang aliran drainase dan sungai di sekitar lokasi kejadian.

Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Ridho Afriza, menjelaskan bahwa laporan mengenai hilangnya korban diterima pada Jumat (6/3/2026) malam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Basarnas segera menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya.

"Setelah menerima informasi, tim langsung melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi korban diduga hanyut,” ujar Ridho.

Pada hari pertama operasi pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Kondisi arus air yang cukup deras serta drainase yang dipenuhi lumpur menjadi kendala bagi tim saat melakukan penyisiran.

Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga sekitar 4 kilometer ke arah hilir dari titik awal korban dilaporkan terbawa arus.

Selain melakukan penyisiran secara manual, tim juga menggunakan bantuan drone thermal untuk memantau kondisi dari udara dan mempercepat proses pencarian di sepanjang aliran air.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu pagi ketika korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB dengan jarak kurang lebih 800 meter dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Ridho.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian pun resmi dihentikan. “Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” tambah Ridho.

Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut saat bermain dan mandi hujan di kawasan Jalan Indra Bangsawan, Gang A. Hamid hingga Gang Toyib pada Jumat (6/3/2026) Sore

Dalam rekaman video yang beredar di masyarakat, ketinggian air saat peristiwa terjadi terlihat mencapai dada orang dewasa dengan arus yang cukup kuat akibat hujan deras yang sempat melanda wilayah Bandar Lampung.

Kondisi tersebut diduga membuat korban terseret aliran air hingga akhirnya hilang dari pengawasan warga di sekitar lokasi. (*)