Gudang BBM di Tanjung Bintang Terbakar, Damkar Kerahkan 3 Armada
Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan api di gudang BBM. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kebakaran diduga gudang minyak (BBM) terjadi di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/3/2026) sore. Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan setelah menerima laporan dari warga sekitar lokasi kejadian.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.45 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim pemadam dari Posko Tanjung Bintang segera bergerak cepat menuju lokasi dengan perlengkapan lengkap untuk mencegah api meluas ke area sekitar.
Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi tersebut. Armada berasal dari Posko Tanjung Bintang, Posko Natar, dan Posko Jati Mulyo, dengan total personel yang terlibat mencapai puluhan petugas dan relawan.
Petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman. Api yang membakar bangunan diduga gudang minyak itu sempat menyulitkan petugas karena banyaknya material mudah terbakar di dalam lokasi.
Pemadaman berlangsung cukup lama, hampir dua jam, hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 WIB. Selama proses berlangsung, petugas fokus mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Dari informasi sementara, gudang tersebut diketahui milik seorang warga Sipil yang beralamat di Bandar Lampung. Sementara itu, laporan awal kebakaran disampaikan oleh warga bernama Arjuna yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Percikan api dari instalasi listrik diduga memicu kebakaran yang kemudian dengan cepat membesar karena banyaknya bahan bakar di lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik dan memadati area lokasi kebakaran.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyatakan bahwa proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat banyaknya bahan bakar di lokasi.
“Benar, kebakaran terjadi dan penanganan berlangsung hingga malam hari. Material BBM di lokasi cukup banyak sehingga menyulitkan petugas,” kata Rully, Selasa (3/3/2026). Ia mengapresiasi kerja cepat petugas dan relawan yang berhasil mencegah kebakaran meluas.
Sementara, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat, Kupas Tuntas akan terus memantau tindak lanjut dari peristiwa tersebut. (*)
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelontorkan Rp130 Miliar Bangun Jalan Umbul Mesir - Rawa Pitu
Selasa, 03 Maret 2026 -
Jelang Mudik KAI Siapkan 60 Ribu Lebih Tempat Duduk, Rute Tanjungkarang–Kertapati Terjual 98 Persen
Selasa, 03 Maret 2026 -
BBPOM Bandar Lampung Temukan 59 Produk Kedaluwarsa di 11 Titik Distribusi, 21 Sampel Takjil Dinyatakan Aman
Selasa, 03 Maret 2026 -
Gelar Pasar Murah bertajuk Terang berkah Ramadan, PLN UID Lampung siapkan 1200 Paket Sembako
Selasa, 03 Maret 2026









