Situasi Timur Tengah Memanas, Travel Umrah Bandar Lampung Pastikan Jamaah Aman
Situasi Timur Tengah Memanas, Travel Umrah Bandar Lampung Pastikan Jamaah Aman. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Salah satu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Bandar Lampung memastikan seluruh jamaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci dalam kondisi aman dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Pimpinan Salamah Travel Sejahtera, Siti Aisyah, menegaskan pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh jamaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.
"Kami memastikan seluruh jamaah yang kami berangkatkan dalam keadaan aman. Tanggung jawab kami tidak hanya saat pemberangkatan, tetapi juga selama mereka menjalankan ibadah hingga kembali," ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah memberangkatkan sebanyak 32 jamaah umrah ke Arab Saudi. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap menjalankan rangkaian ibadah tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah masih bisa beribadah dengan khusyuk. Kami terus memantau kondisi mereka dan berkoordinasi dengan tim pendamping di sana," jelasnya.
Menurut Siti Aisyah, komunikasi yang intens antara pihak travel, jamaah, dan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Ia pun mengimbau keluarga jamaah di Bandar Lampung agar tetap tenang dan tidak panik di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.
"Kami meminta keluarga untuk tetap tenang dan menjaga komunikasi dengan jamaah. Hal ini penting agar jamaah juga merasa nyaman dan fokus dalam beribadah," katanya.
Pihak travel, lanjutnya, juga berkomitmen memberikan informasi terbaru kepada keluarga jamaah apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.
Sebelumnya Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung turut mengingatkan seluruh PPIU untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi keamanan kawasan yang dinamis.
Kepala Kantor Wilayah, Ansori F. Citra, menyarankan agar keberangkatan jamaah yang belum memiliki jadwal pasti, khususnya selama bulan Ramadan, dapat dipertimbangkan untuk ditunda.
Menurutnya, langkah tersebut penting guna mengantisipasi berbagai risiko, termasuk kemungkinan kendala kepulangan jika situasi memburuk di sejumlah kota di Arab Saudi seperti Makkah, Madinah, maupun Jeddah. (*)
Berita Lainnya
-
Abin Terli Raih Medali Perunggu Nasional, Bukti Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Berprestasi
Senin, 02 Maret 2026 -
Holiday Inn Lampung Bukit Randu Gelar Wedding Shine 2026, Perkenalkan Terrace Garden dengan Panorama Terindah
Senin, 02 Maret 2026 -
Tiga Buron Ditangkap, Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berakhir
Senin, 02 Maret 2026 -
Masjid Jami Al-Anwar Bandar Lampung, Warisan Sejarah yang Bertahan dari Terjangan Tsunami Krakatau
Senin, 02 Maret 2026









