• Minggu, 01 Maret 2026

‎Situasi Timur Tengah Memanas, Kementrian Haji Lampung Ingatkan Travel Umrah Utamakan Keselamatan Jamaah

Minggu, 01 Maret 2026 - 18.00 WIB
10

‎Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra. Foto: Ist.

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, mengimbau seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan travel agar meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi keamanan yang memanas di Arab Saudi pasca eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

‎Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, menegaskan pihak travel harus benar-benar memperhatikan kondisi jamaah, terutama bagi yang sudah berada di Tanah Suci.

‎Ia menyarankan agar keberangkatan jamaah yang belum memiliki jadwal pasti dalam waktu dekat, khususnya selama bulan Ramadan, sebaiknya ditunda terlebih dahulu.

‎"Jika memang tidak memungkinkan untuk menyelesaikan jadwal dalam waktu dekat, lebih baik ditunda demi menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah. Karena dikhawatirkan, meskipun bisa berangkat, jamaah tidak akan merasa nyaman dengan situasi seperti saat ini," ujarnya saat dimintai keterangan, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, potensi risiko perlu menjadi perhatian serius. Salah satunya adalah kemungkinan jamaah mengalami kendala kepulangan apabila situasi semakin memburuk, baik di Madinah, Mekah, maupun Jeddah.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada larangan resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah umrah.

‎Oleh karena itu, Ansori tetap memperbolehkan keberangkatan dengan catatan seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan melakukan mitigasi risiko secara matang.

"Kalau memang masih memungkinkan dan belum ada larangan resmi, silakan berjalan. Tapi tetap harus waspada, jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari," tambahnya.

Terkait jumlah jamaah umrah asal Lampung yang saat ini berada di Arab Saudi, Ansori mengaku belum menerima laporan pasti dari para penyelenggara travel atau PPIU.

‎"Kami belum mendapatkan laporan terkait jumlah jamaah yang sedang berada di sana. Dalam waktu dekat akan kami koordinasikan dengan para pimpinan PPIU di Lampung," jelasnya.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung juga mengimbau seluruh travel untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan otoritas terkait serta memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, guna memastikan keselamatan seluruh jamaah tetap terjaga. (*)